Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG: Waspada Potensi Angin Puting Beliung di Gorontalo

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 20:45 WIB | Oleh:
BMKG: Waspada Potensi Angin Puting Beliung di Gorontalo Doc: ANTARA/HO-Tommy Buheli
Ket. Taman desa di pelataran Desa Ponelo Kecamatan Ponelo Kepulauan mengalami kerusakan berat akibat terhempas angin puting beliung yang terjadi Minggu (3/8/2025) pukul 15.30 WITA.

GORONTALO - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Gorontalo mengingatkan warga setempat akan potensi angin puting beliung terjadi pada kondisi peralihan musim seperti saat ini.

"Untuk potensi angin puting beliung dalam kondisi peralihan saat ini, sangat memungkinkan terjadi," kata Prakirawan Cuaca BMKG Provinsi Gorontalo Naufal Pramudya Irawan di Gorontalo, Minggu.

Terkait kejadian di Kecamatan Ponelo Kepulauan Gorontalo Utara, pihaknya masih belum bisa mengkonfirmasi apakah fenomena yang terjadi adalah angin puting beliung atau angin kencang.

"Kita masih belum bisa mengkonfirmasi kejadian tersebut apakah angin puting beliung atau angin kencang. Namun untuk kondisi saat ini, potensi angin puting beliung sangat memungkinkan terjadi," katanya.

Kepala Desa Ponelo Kecamatan Ponelo Kepulauan Tommy Buheli mengatakan pihaknya telah berhasil mengumpulkan data dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana angin puting beliung yang terjadi pukul 15.30 WITA tersebut.

Kerugian ditaksir lebih dari Rp300 juta, akibat satu bangunan home stay milik pemerintah roboh atau mengalami kerusakan sangat berat.

Angin menggulung bangunan tersebut yang terangkat ke atas, kemudian jatuh berkeping-keping, sama halnya dengan sarana sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas) yang berada berdekatan.

Dampak lainnya, sebanyak enam rumah warga mengalami kerusakan sedang karena angin menghempas bagian atap rumah.

"Untuk sementara penghuninya mengungsi ke rumah keluarga," katanya.

Satu orang warga Dusun Ponelo Satu yaitu Yahya Usman (69) juga mengalami cedera ringan karena tertimpa bangunan home stay.

"Beruntung sebagian badan beliau masuk ke jendela rumah, sehingga hanya bagian kaki yang terkena reruntuhan. Alhamdulillah hanya mengalami cedera ringan," kata Tommy.

Bencana angin puting beliung tersebut sempat membuat warga panik sebab terjadi sangat tiba-tiba, dengan suara riuh angin menggulung tepat di tepi pantai di lokasi bangunan home stay dan sanitasi masyarakat.

"Fenomena seperti ini pernah terjadi di tahun 90an, juga di lokasi yang sama," katanya.

Dua unit lampu jalan, serta tiga unit lampu penerangan lapangan dan taman desa ikut mengalami kerusakan berat karena terhempas angin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.