Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Blora, Kota Penghasil Kayu Jati yang Juga Punya Kuliner Legendaris Soto Klethuk Mbah Gowak

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 14:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Blora, Kota Penghasil Kayu Jati yang Juga Punya Kuliner Legendaris Soto Klethuk Mbah Gowak Doc: Antara
Ket. Kuliner legendaris Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Soto Klethuk Mbah Gowak yang berjualan sejak tahun 1957 dan tetap eksis hingga kini.

BLORA - Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tidak hanya dikenal sebagai kota penghasil kayu jati yang dibuat mebel dan ukir, tetapi juga memiliki kuliner legendaris, yakni Soto Klethuk Mbah Gowak yang buka sejak tahun 1957 dan tetap eksis hingga kini.

"Kami melanjutkan dan mengembangkan apa yang diperjuangkan orang tua kami hingga saat ini," kata Solikin, anak Mbah Gowak yang kini meneruskan usaha kuliner tersebut di Blora, Minggu.

Ia mengungkapkan Soto Klethuk tetap digemari berkat resep otentik yang tak berubah sejak awal berjualan. Kuah soto yang bening dan gurih dihasilkan dari kaldu ayam kampung yang dimasak lama.

Hidangan ini disajikan dengan nasi atau lontong, lengkap dengan suwiran ayam, telur rebus, kecambah, soun, kucai dan bawang goreng.

Adapun perbedaan utama dengan soto pada umumnya, yakni adanya "klethuk" yang terbuat dari kentang atau gemblong yang dipotong dadu kecil, kemudian digoreng hingga renyah. Teksturnya yang kriuk memberi kontras menarik dengan kuah soto yang lembut.

Hal itu, ungkap dia, menjadi ciri khas Soto Mbah Gowak sehingga banyak pelanggan dari dalam dan luar kota yang datang khusus untuk mencicipi dan menikmati.

Selain soto, warung ini juga menyediakan lauk tambahan seperti tempe goreng, sate ati ampela, telur puyuh, hingga kerupuk dan minuman tradisional.

Bagi para pencinta kuliner, kata dia, Soto Klethuk Blora menjadi salah satu hidangan pilihan saat berkunjung ke Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Warung tersebut berlokasi di Jalan Gunung Lawu Nomor 93, di samping Kantor Kelurahan Tempelan, Blora. Meski tampak sederhana, warung tersebut menyimpan sejarah panjang yang dimulai oleh almarhum Parto Pasiman atau Mbah Gowak, seorang perangkat desa (Kamituwo) yang ulet berdagang soto keliling dari pasar malam hingga hajatan warga.

Salah satu pelanggan, Welly Sujatmiko mengaku menjadi pelanggan sejak era Orde Baru.

"Rasa sotonya khas banget, apalagi dengan taburan klethuk, bikin tambah nagih," ucap Welly yang juga menjabat sebagai Kabid Penegakan Perda di Satpol PP Blora.

Warung Soto Klethuk Mbah Gowak tak hanya menyajikan makanan, tetapi juga membawa nilai tradisi dan sejarah yang masih hidup hingga kini.

Kuliner ini menjadi bagian dari identitas Blora yang dikenal sebagai "Kota Sate" sekaligus "Kota Jati".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.