Akhiri Kebingungan, Kratingdaeng Gelar Kampanya Baru
📅 Minggu, 03 Agu 2025, 20:52 WIB | Oleh: Haryo BronoSalah satu highlight paling ditunggu adalah Celebrity Match, saat public figure seperti Al Ghazali, Omar Daniel, dan Pasmingbased turun langsung bermain padel dan basket. Pengunjung terpilih berkesempatan tanding bareng, berbagi tawa dan energi dalam suasana santai dan sportif.
Semua ini bukan sekadar aktivasi tapi rangkaian pengalaman yang membuktikan bahwa energi bukan cuma soal gerak, tapi juga soal koneksi, emosi, dan makna.
Seni yang Menghidupkan Semangat
Kratingdaeng juga menghadirkan kolaborasi visual yang mencuri perhatian bersama Muklay (Muchlis Fachri), seniman visual kenamaan yang dikenal dengan gaya pop-art chaotic dan karakter ikoniknya, Si Jabrik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui instalasi Wall of Art: Satu Energi, Satu Semangat, Muklay mengundang pengunjung untuk turut serta mewarnai dinding karya bersama menjadikannya kolaborasi publik yang terus tumbuh sepanjang hari. Di tengah area, berdiri patung Si Jabrik versi terbaru penuh ekspresi dan energi, mewakili semangat brand yang tidak takut berbeda dan selalu bergerak maju.
Muklay, yang karyanya telah dikenal hingga Jepang, Korea, dan Malaysia, membawa warna lokal dengan daya tarik global menjadikan kolaborasi ini sangat relevan bagi generasi muda yang kreatif dan ekspresif.
Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Kratingdaeng meluncurkan merchandise edisi terbatas berupa scarf, tote bag, dan t-shirt, dengan desain khas Muklay dan visualisasi karakter Si Jabrik dalam semangat baru Kratingdaeng. Bukan hanya koleksi, merchandise ini adalah bentuk ekspresi semangat yang bisa dikenakan, dibagikan, dan dibanggakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menjelang malam, saat lampu kota mulai redup dan udara mulai tenang, panggung utama di Sarinah kembali dipenuhi. Kali ini untuk momen puncak: penampilan dari Band Perunggu. Mereka bukan sekadar band. Dikenal sebagai “Band Pulang Kantor,” Perunggu adalah suara bagi banyak generasi pekerja muda Indonesia.
Para personilnya juga menjalani kehidupan profesional di balik meja kerja menjadikan musik mereka terasa jujur dan dekat. Album debut mereka, “Memorandum” (2022), mengangkat realitas dunia kerja urban: ambisi, lelah, mimpi, dan penghiburan kecil di antaranya.
Ketika lagu-lagu mereka mengalun, seluruh pengalaman hari itu terasa menyatu. Dari pedal pertama di pagi hari, hingga lantunan lirik di malam hari, semangat Kratingdaeng tak hanya dirayakan tapi dirasakan bersama.
Winny menambahkan, dari instalasi yang memikat, seni yang hidup, pertandingan yang seru, hingga parade yang membuka hari Kratingdaeng membuktikan bahwa ia bukan hanya hadir, tapi juga berevolusi. Mengikuti tren, menciptakan pengalaman, dan tetap setia pada semangat sejak awal berdirinya.
“Energi bisa datang dari mana saja. Tapi semangat? Harus datang dari dalam. Kratingdaeng. Satu Energi, Satu Semangat. Untuk terus bergerak maju,” lanjut Winny.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!