Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tumpukan Sampah Menutup Akses Jalan di Penggilingan Cakung

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 17:35 WIB | Oleh:
Tumpukan Sampah Menutup Akses Jalan di Penggilingan Cakung Doc: Antara

Jakarta - Warga mengeluhkan tumpukan sampah yang menggunung hingga menutupi akses jalan di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Sampah-sampah tersebut menutupi sebagian badan jalan sehingga menghambat aktivitas warga dan pengendara yang melintas.

"Hampir seminggu lebih ada kali ini sampah penuh sampai menumpuk menutup jalan, sudah dari lama," kata salah satu warga setempat, Bayu (33) saat ditemui di lokasi, Jumat.

Apalagi aromanya, kata dia, sangat tercium. "Kalau kita sudah biasa, tapi kalau warga lain kan mengeluh, apalagi pengendara yang lewat, buat lewat aja ga bisa, bisanya cium bau sampah," katanya.

Menurut Bayu, lokasi tersebut memang sudah lama menjadi tempat penampungan sampah sementara (TPS) warga sekitar, bahkan sejak tahun 2007.

Namun dalam beberapa waktu terakhir, volume sampah yang dibuang ke lokasi itu semakin meningkat hingga akhirnya menutupi jalan.

"Dulu kan dibuangnya ke Bantar Gebang. Tapi sekarang katanya karena ada masalah atau longsoran di sana, jalur truk sampah dibatasi. Jadi di sini membludak," ujar Bayu.

Meskipun jalan tersebut hanya jalan kecil yang dikenal sebagai jalan alternatif atau "jalan tikus", keberadaan sampah tetap mengganggu terutama bagi pengguna jalan yang ingin memutar arah.

"Ya ini cuma jalan tikus, bukan utama. Tapi tetap aja jadi ganggu, orang jadi susah memutar balik," katanya.

Menurut pantauan di lokasi, sampah rumah tangga hingga limbah pasar menumpuk di sisi jalan yang menghubungkan permukiman warga menuju kawasan Buaran.

Tak hanya menimbulkan bau tak sedap, keberadaan sampah itu juga memicu genangan air dan mempersempit ruang gerak kendaraan.

Sebelumnya, viral sebuah video di sosial media Instagram @infopenggilingan yang menampilkan tumpukan sampah menutup jalan di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Dalam video tersebut terlihat jalan akses warga tertutup sampah yang meluber dari TPS.

"Kondisi ini telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir dan belum ada penanganan serius. Sampah yang menumpuk menyebabkan sebagian jalan tertutup dan mengganggu aktivitas warga sekitar," tulis keterangan video yang diunggah @infopenggilingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.