Peta Kependudukan: Fondasi Utama Menuju Indonesia Emas
📅 Jumat, 01 Agu 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiSalah satu bentuk nyata adalah melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), yaitu perluasan akses terhadap Tempat Penitipan Anak Ramah Anak agar perempuan dapat kembali bekerja setelah melahirkan.
Kami memandang pentingnya sinergi dan indikator yang terukur dalam peta jalan pembangunan SDM.
Kita tidak bisa bekerja sendiri karena semua kementerian punya peran masing-masing. Maka penting untuk menyamakan langkah bersama
Para pemangku kebijakan berharap strategi ini mampu menjawab tantangan menuju Indonesia Emas 2025. Bonus demografi harus jadi berkah nyata, bukan sekadar potensi di atas kertas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagaimana dengan penduduk Lansia (Lansia), apa perhatian Kemendukbangga?
Pemerintah RI juga memperhatikan potensi yang dimiliki oleh generasi lanjut usia (silver generation) agar sehat dan produktif. Sebagai tambahan, Program Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil (MBG). Program inisiatif ini bukan hanya bertujuan untuk mengurangi stunting, melainkan juga dapat membuka lapangan kerja bagi perempuan, khususnya yang terlibat dalam proses memasak, mencuci peralatan makan, dan mengantarkan makanan ke ibu hamil dan menyusui.
Program ini bersifat padat karya dan dirancang untuk memberikan manfaat ganda—yaitu penyerapan tenaga kerja perempuan dan perbaikan gizi dengan sasaran yang tepat berbasis data hasil Pendataan Keluarga yang dilakukan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk perawatan jangka panjang program Bina Keluarga Lansia dan Lansia Berdaya. Keduanya memberdayakan lanjut usia dengan meningkatkan kualitas hidup mereka serta memastikan bahwa para lansia mendapatkan perawatan di lingkungan keluarga dan komunitasnya.
Selanjutnya juga tentang Kampung KB, strategi Keluarga Berencana Berbasis Hak dengan menjamin layanan keluarga berencana yang responsif gender, sesuai dengan budaya setempat, dan berkualitas tinggi dan layanan keluarga berencana dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Apa peran penyuluh bagi suksesnya program Pemerintah Prabowo-Gibran?
Kami memastikan seluruh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) siap menjadi garda terdepan dalam mengawal program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
PKB dan PLKB siap bekerja senyap menjadi ujung tombak pemerintah di tengah masyarakat.
Selalu ada orang-orang yang bekerja dalam senyap untuk menyukseskan sebuah program. Dan, di situlah penyuluh KB berada untuk menyukseskan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) maupun program prioritas lain yangh dimandatkan Presiden kepada Kemendukbangga/ BKKBN.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!