Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasar Tak Bergairah, IHSG Terkoreksi Meski Tipis Sepekan Ini

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 20:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dari dalam negeri, S&P Global melaporkan Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia tercatat sebesar 49,2 pada Juli 2025, atau naik dari posisi 46,9 pada Juni 2025, namun indeks masih berada di bawah ambang batas netral 50 yang memisahkan ekspansi dan kontraksi.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan posisi neraca perdagangan Indonesia Juni 2025 mengalami surplus sebesar 4,1 miliar dolar AS, sehingga mencatatkan selama 62 bulan beruntun mengalami surplus.

Inflasi tahunan Indonesia meningkat menjadi 2,37 persen pada Juli 2025, naik dari 1,87 persen pada Juni 2025, dan sedikit di atas proyeksi pasar sebesar 2,24 persen, sementara tetap berada dalam kisaran target Bank Indonesia (BI) 1,5 persen hingga 3,5 persen.

Terjaganya laju inflasi akan berpotensi memberikan ruang untuk Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunganya. Penurunan suku bunga dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pelaku usaha untuk berinvestasi lebih banyak, yang pada gilirannya dapat menopang pertumbuhan ekonomi.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang naik sebesar 3,21 persen, diikuti oleh dan sektor barang baku dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 3,00 persen dan 1,77 persen.

Sedangkan, tiga sektor terkoreksi yaitu sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 0,90 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor keuangan yang masing-masing turun sebesar 0,60 persen dan 0,16 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu MINA, DSFI, FUTR, FWCT dan BOLA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni KBLM, OASA, CGAS, BRAM dan HOMI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.706.368 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 29,04 miliar lembar saham senilai Rp14,75 triliun. Sebanyak 357 saham naik, 255 saham menurun, dan 189 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 232,82 poin atau 0,57 persen ke 40.837,00, indeks Shanghai melemah 13,26 poin atau 0,37 persen ke 3.559,95, indeks indeks Hang Seng melemah 265,52 poin atau 1,07 persen ke 24.507,22, dan indeks Strait Times melemah 17,58 poin atau 0,42 persen ke 4.156,42.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.