Menko Pangan: Kopdes Merah Putih Bakal Habisi Tengkulak di Desa
📅 Jumat, 01 Agu 2025, 17:10 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
KUPANG - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai program Koperasi Desa Merah Putih yang sudah berjalan saat ini bertujuan untuk mencegah tengkulak dan memajukan petani di Indonesia.
"Koperasi Desa ini bertujuan untuk menghabisi tengkulak-tengkulak di desa, kalau tidak nanti saat petani mau ambil pupuk melalui tengkulak dan hasil panennya bagi dua nanti masyarakat rugi," katanya di Kupang, Jumat (1/8).
Hal itu disampaikan Zulhas sapaan Zulkfli Hasansaat meninjau Kopdes Merah Putih di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang didampingi Gubernur NTT Melki Laka Lena.
Zulkifli mengatakan Kopdes Merah Putih bukan sekadar lembaga simpan pinjam, melainkan badan usaha produktif yang disiapkan untuk menjadi solusi dari rantai distribusi pangan, pupuk hingga kebutuhan pokok.
Di Kopdes Merah Putih Penfui Timur, Menko Zulkifli melihat sendiri pelayanan kesehatan yang disediakan di Kopdes itu, kemudian untuk sektor pertanian juga ada, penjualan pupuk juga ada, pangan seperti beras juga ada.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya masyarakat dapat berbelanja kebutuhan pokok di Kopdes Merah Putih, dengan harga yang terjangkau.
Untuk pupuk bagi petani dia mengatakan, Kopdes Merah Putih sudah memiliki izin resmi untuk menjual pupuk.
Oleh karena itu jika ada kendala dalam distribusi pupuk, dia meminta Bupati sebagai Ketua Satgas Pangan Kabupaten untuk langsung mengambil tindakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau pupuknya tersendat, komplain langsung ke Pupuk Indonesia, kalau tidak mempan lapor saya, tinggal kita geser kalau mau," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!