- Home
-
- Luar Negeri
-
- Persiapan Pemilu, Junta My...
Persiapan Pemilu, Junta Myanmar Cabut Status Keadaan Darurat
Jumat, 01 Agu 2025, 08:56 WIBYANGON - Junta Myanmar mencabut status keadaan darurat negaranya pada hari Kamis (1/8), meningkatkan persiapan untuk pemilihan umum bulan Desember yang diboikot oleh kelompok oposisi dan dikritik oleh pemantau internasional.
"Keadaan darurat dicabut hari ini agar negara dapat menyelenggarakan pemilu dalam rangka menuju demokrasi multipartai," ujar juru bicara junta Zaw Min Tun dalam pesan suara yang dibagikan kepada wartawan.
Militer mengumumkan keadaan darurat pada Februari 2021 saat menggulingkan pemerintahan sipil ikon demokrasi Aung San Suu Kyi, yang memicu perang saudara di banyak pihak yang telah merenggut ribuan nyawa.
Perintah tersebut memberikan kekuasaan tertinggi kepada kepala junta Min Aung Hlaing atas badan legislatif, eksekutif, dan yudikatif, namun baru-baru ini ia menyebut pemilu sebagai jalan keluar menuju konflik.
Kelompok oposisi, termasuk mantan anggota parlemen yang digulingkan dalam kudeta, telah berjanji untuk menolak pemilu , yang bulan lalu dianggap oleh seorang pakar PBB sebagai "penipuan" yang dirancang untuk melegitimasi kekuasaan militer yang berkelanjutan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Lolos dari Sanksi, RI Incar Pasar Baja di Australia
-
Warga Temukan Kuburan Massal Etnis Rohingya yang Diduga Dibantai Pemberontak Myanmar
-
John Herdman Selangkah Lagi Tangani Timnas Indonesia, PSSI Tinggal Tunggu Kesepakatan Akhir
-
BMW Bakal Luncurkan Empat Model Baru di GIIAS 2025, Apa Kelebihan dan Daya Tariknya?
-
Pengolahan sampah berbasis komunitas kampus
-
Pasar Tumbuh Jadi Ajang Pemberdayaan Komunitas dan UMKM Jaktim
-
Realisasi Nilai Investasi Lebak 2024 Melebihi Target
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.