Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat 0,89 Persen

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 10:16 WIB | Oleh:
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat 0,89 Persen Doc: ANTARA

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (1/8) pagi bergerak menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global.

IHSG dibuka menguat 66,39 poin atau 0,89 persen ke posisi 7.550,73.

Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,25 poin atau 1,17 persen ke posisi 799,72.

"Untuk hari ini, kami memperkirakan IHSG akan melemah, disebabkan oleh mekanisme perubahan tarif menjadi sentimen negatif, melemahnya sebagian besar komoditas di hari ini, serta masih derasnya outflow dana asing," ujar Analis Panin Sekuritas Reydi Octa dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Dari mancanegara, setelah batas deadline tarif resiprokal pada 1 Agustus 2025, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengubah mekanisme tarif resiprokal yang berkisar 10 sampai 41 persen.

Adapun semua barang yang sudah diangkut ulang dalam rangka menghindari tarif akan dikenakan tambahan 40 persen dan negara yang tidak tercantum dalam perintah terbaru akan dikenakan bea masuk tambahan 10 persen.

Di sisi lain, risiko perdagangan global meningkat setelah AS menaikkan tarif impor dari Brasil, menimbulkan kekhawatiran pasar terhadap logam minor seperti timah yang belum mendapat kepastian perlindungan kebijakan.

Sementara itu, sentimen negatif didorong oleh sikap hawkish bank sentral AS The Fed yang kembali menahan suku bunga acuan dan menurunkan ekspektasi pemangkasan di September 2025, diperkuat oleh data ekonomi AS yang solid sehingga mendorong penguatan indeks dolar.

Dari kawasan Asia, rilis data tingkat pengangguran di Jepang tidak berubah di level 2,5 persen pada Juni 205, namun investor masih akan mencermati tensi dagang setelah tarif resiprokal mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 kemarin.

Dari China, meskipun ada sinyal stimulus melalui kebijakan fiskal dan moneter yang lebih longgar, dampaknya terhadap permintaan logam industri dinilai masih terbatas dalam jangka pendek. Kombinasi faktor eksternal dan internal ini menyebabkan harga timah tetap berada dalam tren lesu.

Pada perdagangan Kamis (31/7/2025), bursa saham Eropa ditutup melemah, di antaranya Euro Stoxx 50 melemah 0,75 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,05 persen, indeks DAX Jerman turun 0,81 persen, serta indeks CAC Prancis melemah tipis 1,14 persen.

Bursa saham AS di Wall Street juga ditutup melemah pada Kamis (31/7/2025), di antaranya indeks S&P 500 turun 0,37 persen ditutup di 6.339,39, indeks Nasdaq Composite melemah tipis 0,03 persenke level 21.122,45, indeks Dow Jones Industrial Average melemah 330,30 poin atau 0,74 persen berakhir di 44.130,98.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 119,82 poin atau 0,29 persen ke 40.950,50, indeks Shanghai melemah 0,75 poin atau 0,01 persen ke 3.573,87, indeks Hang Seng menguat 5,83 poin atau 0,02 persen ke 24.793,55, dan indeks Strait Times melemah 9,56 poin atau 0,23 persen ke 4.182,45.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.