Munich Re: Kerugian Global Akibat Bencana Capai USD131 Miliar

Kamis, 31 Jul 2025, 02:15 WIB

WASHINGTON DC - Kerugian global akibat bencana alam pada paruh pertama tahun 2025 mencapai sekitar 131 miliar dollar AS, dengan kebakaran hutan di Los Angeles tercatat sebagai bencana dengan kerugian tertinggi sepanjang sejarah.

Angka kerugian tersebut berasal dari analisis perusahaan asuransi multinasional asal Jerman, Munich Re, yang dirilis pada Selasa (29/7).

Ket. Foto: Sejumlah petugas pemadam kebakaran Los Angeles sibuk memadamkan kebakaran lahan di wilayah Castaic, California, pada Januari lalu. — Sumber: AFP/Robyn Beck

Munich Re menemukan bahwa hanya 80 miliar dollar AS dari total kerugian pada paruh pertama 2025 yang diasuransikan. Kerugian keseluruhan maupun kerugian yang diasuransikan tercatat secara signifikan melebihi rata-rata selama satu dekade terakhir dan rata-rata dalam 30 tahun terakhir.

“Bencana terkait cuaca menyumbang 88 persen dari total kerugian dan 98 persen dari kerugian yang diasuransikan, sedangkan gempa bumi menyumbang masing-masing 12 persen dari total kerugian dan 2 persen dari kerugian yang telah diasuransikan,” lapor Munich Re.

Munich Re pun melaporkan bahwa Amerika Serikat (AS) menjadi negara dengan porsi kerugian terbesar akibat bencana alam pada paruh pertama tahun ini, yang sebagian besar disebabkan oleh kebakaran hutan di dekat Los Angeles pada Januari.

Kebakaran hutan di AS, yang menjadi bencana alam termahal pada paruh pertama 2025, mencatat kerugian total sekitar 53 miliar dollar AS, dan sekitar 40 miliar dollar AS diantaranya telah diasuransikan.

Menurut Munich Re, bencana alam termahal kedua adalah gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Myanmar pada 28 Maret, yang menyebabkan sekitar 4.500 korban jiwa dan kerugian sekitar 12 miliar dollar AS. SB/Ant/RIA Novosti/Sputnik-OANA/I-1

  • us dollar

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.