Kanada Akui Palestina, Trump Ancam Hubungan Dagang

Kamis, 31 Jul 2025, 18:55 WIB

Istanbul - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Kanada bahwa kesepakatan dagang akan menjadi “sangat sulit” setelah Ottawa mengumumkan dukungannya terhadap kenegaraan Palestina.

“Wow! Kanada baru saja mengumumkan dukungannya terhadap negara Palestina. Itu akan membuat sangat sulit bagi kami untuk mencapai kesepakatan dagang dengan mereka. Oh, Kanada!!!” tulis Trump di platform Truth Social pada Kamis (31/7).

Ket. Foto: Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan terkait pembicaraan dagang AS dengan Kanada di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (27/6). — Sumber: Antara

Pernyataan Trump muncul setelah Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan pada Rabu bahwa negaranya akan mengakui Palestina sebagai negara pada September, di tengah situasi kemanusiaan yang disebutnya "tidak tertahankan" di Jalur Gaza.

"Kanada bermaksud mengakui negara Palestina pada Sidang Majelis Umum PBB ke-80 pada September 2025,” kata Carney dalam konferensi pers di Ottawa setelah memimpin rapat kabinet virtual.

“Kanada telah lama berkomitmen terhadap solusi dua negara, sebuah negara Palestina yang merdeka, layak huni, dan berdaulat, yang hidup berdampingan dengan Negara Israel secara damai dan aman,” ucapnya menambahkan.

Carney menegaskan bahwa rencana Kanada mengakui Palestina didasarkan pada komitmen Otoritas Palestina untuk melakukan reformasi yang sangat dibutuhkan.

Dia juga berjanji bahwa Kanada akan meningkatkan upaya untuk mendukung tata kelola demokratis yang kuat di Palestina dan kontribusi rakyatnya bagi bagi masa depan yang lebih damai dan penuh harapan.

“Setiap jalan menuju perdamaian abadi bagi Israel juga membutuhkan negara Palestina yang layak dan stabil,” tambahnya.

Carney juga menekankan bahwa tingkat penderitaan manusia di Gaza sudah tidak dapat ditoleransi dan kondisinya memburuk dengan sangat cepat.

“Kanada mengutuk fakta bahwa pemerintah Israel telah membiarkan situasi di Gaza memburuk,” ucap dia.

Ia turut menekankan bahwa prospek solusi dua negara telah terkikis secara serius dan terus-menerus, akibat percepatan pembangunan permukiman ilegal Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki.

Lalu, diperparah dengan kekerasan oleh pemukim ilegal Israel dan langkah-langkah legislatif seperti pemungutan suara baru-baru ini di Knesset yang menyerukan aneksasi Tepi Barat.

  • hubungan dagang

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.