Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inovasi Pemkab Tangerang Bentuk Inkubator untuk Bisnis UMKM

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Inovasi Pemkab Tangerang Bentuk Inkubator untuk Bisnis UMKM Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Ket. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, menciptakan inovasi baru dengan membentuk inkubator bisnis ekonomi (Inkube) untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

KABUPATEN TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang Provinsi Banten menciptakan inovasi dengan membentuk inkubator bisnis ekonomi (Inkube) untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah itu.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiatono di Tangerang, Kamis, mengatakan bahwa melalui inovasi inkubator bisnis ekonomi ini telah ada sebanyak 45 UMKM dan industri kecil yang masuk program tersebut.

"Inovasi Inkube non digital ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan daya saing daerah melalui pengembangan UMKM dan industri kecil," ungkapnya.

Menurut dia, melalui inkubasi, UMKM dapat meng-upgrade skill, inovasi produk dan pelatihan-pelatihan manajemen melalui pengurusan di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dengan melihat potensi UMKM, lanjutnya, Bappeda secara Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dan sebagai perencana daerah sangat mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Tangerang.

"Kami mengemban tugas melaksanakan penyusunan perencanaan, perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pengkoordinasian, fasilitasi, pembinaan, pengendalian, monitoring dan evaluasi perencanaan di bidang perekonomian dan sumber daya alam," paparnya.

Selain itu, Bappeda juga berperan aktif di bidang riset dan inovasi daerah dengan tugas memberi fasilitas dan bimbingan teknis perusahaan pemula berbasis riset.

Sudah terdapat 45 tenant mitra bisnis yang tergabung dalam Inkube. Mereka dari berbagai bidang produksi mulai dari makanan, barang kerajinan hingga produksi sepatu.

Lebih jauh Ujang menyampaikan 6 tujuan dibentuknya Inkube Kabupaten Tangerang yakni; Investor readiness membekali tenant dengan pemahaman mendalam tentang kesiapan menghadapi investor.

"Mereka juga akan mendapatkan pengetahuan mengenai struktur usaha, aspek legalitas, dan indikator kelayakan investasi," ujarnya.

Kemudian, memberikan keterampilan praktis dalam menyusun materi presentasi usaha (pitchdeck) yang menarik dan profesional, serta kemampuan menyampaikan cerita bisnis (storytelling) yang relevan dengan kebutuhan calon investor.

"Memfasilitasi pembelajaran berbasis pengalaman nyata melalui kehadiran alumni tenant Inkube yang telah berhasil mendapatkan pendanaan, sehingga peserta dapat memperoleh wawasan kontekstual dan motivasi dari kisah sukses tersebut," jelasnya.

Selanjutnya, mendorong terciptanya ekosistem wirausaha berbasis inovasi dan teknologi di Kabupaten Tangerang yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan dan layak investasi.

"Menumbuhkan rasa percaya diri dan kesiapan mental tenant untuk mengikuti kompetisi, forum bisnis, maupun sesi pitching di hadapan calon mitra strategis maupun lembaga pendanaan. Memberikan kemampuan mempertahankan kelangsungan usahanya, untuk bertransformasi menjadi unit bisnis yang mampu menarik investasi, memperluas pasar, dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.