Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terminal Pulogebang Pasang CCTV Cegah Pencurian Besi Bus Transjakarta

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 21:57 WIB | Oleh:
Terminal Pulogebang Pasang CCTV Cegah Pencurian Besi Bus Transjakarta Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Kondisi bus Transjakarta versi lawas terparkir di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu (30/7).

Jakarta -- engelola Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, memasang kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV) untuk mencegah pencurian potongan bus lawas Transjakarta di area tersebut.

"Saya pasang CCTV di sekitar area, ada tiga titik," kata Kordinator Satuan Pelaksana (Korsatpel) Operasional dan Kemitraan Terminal Terpadu Pulogebang Hendra Kurniawan saat ditemui di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu.

Berdasarkan kejadian di tempat lain sebelumnya ada yang dimaling orang. "Jadi kita antisipasi," katanya.

Sejumlah bus lawas Transjakarta yang terparkir di Terminal Terpadu Pulogebang merupakan bagian dari proses lelang aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Lelang itu dilakukan melalui Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta.

Langkah pengamanan ini, kata Hendra, bukan tanpa alasan. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, sempat terjadi insiden pencurian terhadap barang-barang yang disimpan di area serupa.

"Makanya saya pasang CCTV di tiga titik di belakang, depan dan bawah. Kita juga siapkan satu petugas sekuriti di pos empat dan personel keamanan," katanya.

Selain itu, untuk menjaga keamanan area sekitar, sebagian jalur akses terminal ditutup sementara.

"Itu tadi juga ditutup jalan sedikit karena di situ ada tabung oksigen dan alat-alat, takutnya kesenggol. Jadi sekalian saya tutup aja," ujar Hendra.

Menurut Hendra, meskipun kendaraan ini sudah tidak lagi beroperasi, masih memungkinkan adanya wacana untuk mempertahankan sebagian bus.

"Kalau mau dipertahankan, paling dimuseumkan. Tapi dicek lagi dulu," kata Hendra.

Hingga kini, bus-bus tersebut tetap dijaga ketat sembari menunggu tahapan lelang berjalan sesuai prosedur.

Sebanyak 44 unit bus lawas Transjakarta yang terparkir di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, dalam proses lelang aset oleh Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta.

Bus-bus Transjakarta yang dilelang tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghapuskan aset tidak terpakai.

Selain itu, lelang bus juga berperan dalam mengoptimalkan penerimaan daerah melalui penjualan barang milik negara yang tidak lagi ekonomis untuk diperbaiki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

3 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.