Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Ikut Aktif dalam Pengawasan Peredaran Beras Oplosan

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 23:35 WIB | Oleh:
Masyarakat Ikut Aktif dalam Pengawasan Peredaran Beras Oplosan Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopinda) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi memberikan keterangan mengenai upaya pencegahan peredaran beras oplosan, Rabu (30/7/2025).

Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang meminta masyarakat terlibat aktif dalam mengawasi dan mengantisipasi peredaran beras tak layak jual atau oplosan di pasaran.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopinda) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu, mengatakan bentuk pengawasan yang bisa dilakukan oleh masyarakat adalah dengan mengecek kualitas beras sebelum membelinya.

"Kalau pembeli mau mengecek kualitas beras premium sebelum membeli saya kira itu bukan masalah, jadi ketika ragu tidak perlu membeli. Hukum pasarnya berjalan di situ," kata Eko.

Pembeli memang disebutnya memiliki hak untuk memastikan bahwa barang yang akan dibeli memiliki kesesuaian kualitas dan standar edar.

"Semua konsumen mempunyai hak untuk mengecek itu. Ini untuk melindungi hak dari konsumen dan itu harus dilakukan ketika proses bertransaksi," ucapnya.

Hal itu, kata dia, juga bertujuan untuk membangun rasa saling percaya antara pembeli sebagai konsumen dengan pedagang.

"Kita sama-sama merasakan ya bahwa ini meresahkan. Kami tetap berupaya keras menjaga kepercayaan masyarakat dan keberlangsungan usaha pedagang," kata dia.

Eko tak memungkiri isu beras oplosan memang memang sudah menjadi atensi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Apalagi, beberapa waktu lalu juga sempat ditemukan beras kemasan premium yang diduga tidak memenuhi ketentuan dan kualitas.

"Masalah isu beras oplosan memang menjadi atensi kami dan tentu masyarakat. Sejauh ini memang ada (temuan), makanya kami akan mengecek di lapangan," ujar Eko.

Diskopindag pun tengah menyusun jadwal untuk melakukan pengawasan langsung pada kualitas beras yang diperdagangkan di Kota Malang.

Eko menyampaikan bahwa untuk lokasi yang akan disasar petugas telah ditentukan, namun dia belum bersedia memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.

"Yang pasti kami segera turun melakukan pengecekan beras-beras yang dijual di Kota Malang," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.