Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggaran Rp2,14 Triliun Digelontorkan, Sekolah Rakyat Harus Bangkit atau Gagal Lagi?

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anggaran Rp2,14 Triliun Digelontorkan, Sekolah Rakyat Harus Bangkit atau Gagal Lagi? Doc: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Ket. Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar saat simulasi sekolah rakyat di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 6 Jakarta, Sentra Handayani, Bambu Apus, Jakarta, Rabu (9/7/2025).

JAKARTA - Sekolah Rakyat bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang merata bagi semua kalangan, terutama mereka yang kurang mampu. 

Melalui pendidikan yang komprehensif, Sekolah Rakyat diharapkan dapat membantu anak-anak keluar dari kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup mereka. 

Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan akses, tetapi juga berusaha memberikan pendidikan berkualitas dengan kurikulum yang relevan dan fasilitas yang memadai. 

Sekolah Rakyat menekankan pada pemberdayaan komunitas dan partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mengucurkan dana senilai Rp2,14 triliun untuk sekolah rakyat.

"Anggaran APBN Rp2,14 triliun (2025) dan akan makin meningkat pada tahun 2026," kata Sri Mulyani dalam Instagram @smindrawati di Jakarta, Rabu (30/7).

Dari total 159 sekolah rakyat yang ditargetkan berjalan tahun 2025, sebanyak 63 lokasi sekolah rakyat sudah mulai beroperasi sejak 14 Juli 2025.

Adapun jumlah siswa yang diterima mencapai lebih dari 9.000 siswa.

Pada 1 Agustus nanti, pemerintah akan kembali meluncurkan 37 sekolah rakyat, menyusul 59 sekolah rakyat pada awal September 2025.

Sementara, 41 sekolah rakyat lainnya masih dalam proses penyampaian data oleh Kementerian Sosial untuk disurvei oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

"Ini adalah pemihakan nyata kepada anak-anak keluarga yang tidak mampu untuk mendapatkan kesempatan belajar secara berkualitas dan berkembang sehingga mereka akan memiliki bekal masa depan yang lebih baik," ujar Sri Mulyani.

Sekolah rakyat merupakan bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan sekolah rakyat menjadi sarana untuk memutus rantai kemiskinan.

Ia menegaskan keberadaan sekolah rakyat di berbagai daerah diharapkan menjadi solusi nyata dalam upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.