Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KemenP2MI Pastikan Tidak Ada Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban Perang Kamboja–Thailand

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 12:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
KemenP2MI Pastikan Tidak Ada Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban Perang Kamboja–Thailand Doc: Kemen P2MI
Ket. Dirjen Pelindungan KemenP2MI, Rinardi

JAKARTA — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) memastikan tidak ada pekerja migran Indonesia menjadi korban konflik bersenjata di wilayah perbatasan Kamboja dan Thailand.

Dirjen Pelindungan KemenP2MI, Rinardi menyampaikan KemenP2MI telah mengimpun informasi lengkap pekerja migran Indonesia di Kamboja dan Thailand terkait konflik di perbatasan kedua negara tersebut di antara Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja dan Provinsi Ubon Ratchathani, Si Sa Ket, serta Surin, Thailand.

“Berdasarkan informasi yang diterima KemenP2MI, hingga saat ini tidak ada Pekerja Migran Indonesia yang menjadi korban dalam konflik tersebut,” ujar Rinardi, Selasa (29/7/2025).

Mengenai pekerja migran Indonesia yang rawan terdampak, KemenP2MI juga telah melakukan langkah-langkah koordinatif sebagai upaya mitigasi demi keselamatan para pekerja migran Indonesia yang berada d Kamboja dan Thailand.

“KemenP2MI secara intensif akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Phnom Penh untuk memastikan keselamatan para pekerja migran Indonesia atau Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah tersebut,” katanya.

Rinardi mengatakan saat ini situasi konflik di perbatasan Kamboja dan Thailand berangsur mereda menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata oleh kedua negara yang terjadi dalam perundingan damai di Kuala Lumpur, Malaysia pada Senin (28/7/2025). Kesepakatan itu mulai berlaku hari ini pukul 00.00 waktu setempat.

"Ini merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas kawasan dan pelindungan WNI, khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI),” tutur Rinardi.

Meski demikian, KemenP2MI tetap memastikan keselamatan bagi pekerja migran Indonesia di kedua negara tersebut bila konflik kembali pecah. Upaya ini bagian dari KemenP2MI sebagai perwakilan Pemerintah RI menjamin pelindungan pekerja migran Indonesia, meski tidak dipungkiri rata-rata mereka yang berangkat kerja ke Kamboja dan Thailand berstatus ilegal atau unprosedural. 

“KemenP2MI bersama Kementerian/Lembaga terkait akan melakukan assessment keamanan, menyusun rencana kontingensi, dan memperkuat komunikasi dengan pekerja migran Indonesia di wilayah tersebut. KemenP2MI bersama Kementerian/Lembaga terkait akan melakukan persiapan opsi evakuasi terbatas apabila konflik meningkat dan mengancam keselamatan para pekerja migran Indonesia/warga negara Indonesia,” jelasnya.

Rinardi mengingatkan agar pekerja migran Indonesia di Kamboja dan Thailand tetap tenang dan membatasi perjalanan ke daerah rawan konflik meski kesepakatan gencatan senjata telah terjadi. 

Dia juga mengimbau agar pekerja Indonesia terus memantau informasi terkini melalui sumber-sumber resmi yang terpercaya seperti situs atau media sosial resmi KemenP2MI atau Kementerian Luar Negeri RI.

Pekerja migran Indonesia di Kamboja dan Thailand juga dapat memperoleh informasi atau melaporkan diri melalui saluran hotline yang dibuka KemenP2MI di nomor 0811 8080 141, hotline KBRI Phnom Penh +855 12 813 282, hotline KBRI Bangkok +66 92 903 1103, atau mengakses online Portal Peduli WNI di www.peduliwni.kemlu.go.id.

“KemenP2MI akan terus memastikan bahwa sistem pelaporan tersebut aktif dan responsif,” kata Rinardi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rona
Ariana Grande Beri Hibah Ba...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.