Hong Kong Keluarkan Peringatan Hitam Hujan Badai
📅 Selasa, 29 Jul 2025, 21:54 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/Dale DE LA REY
HONG KONG - Observatorium Hong Kong pada Selasa (29/7) pagi mengeluarkan sinyal peringatan hitam untuk hujan badai pertama tahun ini, yang masih berlaku sampai laporan ini diturunkan.
Sinyal peringatan hitam untuk hujan badai menunjukkan bahwa sebagian besar area Hong Kong telah mencatat atau diperkirakan akan mengalami curah hujan di atas 70 mm per jam, dengan hujan lebat diperkirakan akan terus berlanjut.
Observatorium tersebut mengungkapkan aktivitas badai petir kuat yang terkait dengan palung tekanan rendah ekstensif menyebabkan curah hujan yang sangat intens di Pulau Lamma, dengan tingkat curah hujan per jam menembus angka 100 mm.
Menyusul dikeluarkannya sinyal peringatan tersebut, pemerintah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong mengaktifkan Pusat Koordinasi Darurat di bawah naungan Departemen Urusan Domestik.
Departemen tersebut akan membuka pusat penampungan sementara bagi individu yang membutuhkan akomodasi darurat. Selain itu, Biro Pendidikan juga telah mengimbau sekolah-sekolah untuk menerapkan langkah kontingensi guna memastikan keselamatan para siswa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Otoritas Rumah Sakit Hong Kong mengumumkan bahwa klinik-klinik rawat jalan umum, klinik rawat jalan spesialis termasuk layanan kesehatan terkait, rumah sakit harian geriatri, dan rumah sakit harian psikiatri akan ditutup.
Namun, layanan akan tetap diberikan kepada para pasien yang sedang dirawat di klinik-klinik tersebut. Sementara itu, layanan gawat darurat di rumah sakit umum tetap beroperasi seperti biasa. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!