Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantul Gelar Festival Kuliner Mataram 2025

📅 Minggu, 27 Jul 2025, 22:51 WIB | Oleh:
Bantul Gelar Festival Kuliner Mataram 2025 Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi kuliner Nusantara

BANTUL - Festival Kuliner Mataram yang digelar di kawasan Pantai Baru, Kelurahan Poncosari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 26 dan 27 Juli 2025 sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam promosi pariwisata pantai selatan daerah tersebut.

"Festival kuliner ini menjadi sinergi penting antara pelestarian budaya dan promosi pariwisata, khususnya di wilayah pantai selatan Bantul," kata Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta dalam keterangannya saat menghadiri festival tersebut, Minggu (27/7).

Menurut dia, terlebih Kabupaten Bantul dikenal memiliki beragam potensi wisata, mulai dari keindahan alam, kekayaan budaya, hingga kuliner tradisional. Oleh karena itu, apresiasi atas festival kuliner tersebut, karena kuliner adalah bagian penting dari identitas daerah.

"Makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga menyimpan cerita, sejarah, dan kearifan lokal. Kuliner Mataram adalah warisan yang patut kita banggakan. Festival ini bukan sekadar ajang kuliner, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal melalui cita rasa," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi mengatakan, Festival Kuliner Mataram 2025 merupakan penyelenggaraan yang kedua kalinya setelah event serupa digelar pertama kali pada tahun 2024.

"Festival Kuliner Mataram ini menghadirkan 52 stan, dengan lebih dari 70 jenis makanan tradisional, dan 15 jenis minuman khas, yang dikemas secara menarik dan edukatif," katanya.

Menurut dia, festival kuliner ini bertujuan untuk mempromosikan dan melestarikan warisan budaya tak benda, khususnya kuliner tradisional khas Mataram.

"Beberapa kuliner yang ditampilkan bahkan telah mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda dari pemerintah. Harapannya, warisan kuliner nenek moyang ini tetap dikenal dan digemari oleh generasi penerus kita," katanya.

Dia juga mengatakan, pelestarian kuliner tidak bisa dilepaskan dari aspek pasar. Karena itu, jika masyarakat tidak ada lagi yang menyukai, maka warisan budaya ini berisiko punah.

"Oleh karena itu, kami membawa kuliner tradisional ke lokasi wisata, supaya menjadi daya tarik tersendiri. Mulai dari makanan ringan hingga berat, serta berbagai minuman tradisional, semua kami hadirkan," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Di Era Kepintaran Buatan, E...

Ada Apa Kemendagri dan KPK Bentuk Klaster Integritas Pemda?

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ada Apa Kemendagri dan KPK ...

Toronto Jadi Ajang Bersama Venus dan Eala  

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Toronto Jadi Ajang Bersama ...
Megapolitan
Pengadilan Tinggi Jakarta M...

Daerah Gencarkan Transaksi Menggunakan Sitem QRIS

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah Gencarkan Transaksi ...

Manfaatkan Potongan Harga Tiket Kereta Api

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Manfaatkan Potongan Harga T...

Polres Lombok Timur Pantau Pembelian BBM di SPBU

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Polres Lombok Timur Pantau ...

Rupiah Masih Rentan, 5 Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan, 5 Agus...

Ajax Resmi Umumkan Kedatangan Marc ter Stegen

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Ajax Resmi Umumkan Kedatang...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Empat TPU di Kota Semarang Sudah Penuh
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.