Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ITS Dukung Zona Kuliner Higienis dan Aman di Surabaya

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 00:46 WIB | Oleh:
ITS Dukung Zona Kuliner Higienis dan Aman di Surabaya Doc: Istimewa
Ket. Kepala Pusat Kajian Halal ITS Prof Setiyo Gunawan ST PhD IPM saat menyampaikan laporan kegiatan di pusat kajian yang dipimpinnya.

SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyalurkan dukungan penuh terhadap langkah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mewujudkan zona kuliner yang higienis dan aman. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan bertajuk Training Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Higiene Sanitasi Makanan bagi Pengelola atau Penanggung Jawab dan Penjamah Makanan yang digelar di Auditorium Gedung Research Center ITS selama dua hari, mulai Kamis (24/7).

Mewakili Wali Kota Surabaya, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia drg Bisukma Kurniawati menyambut baik pelatihan ini. Bisukma menekankan, makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat dan wisatawan harus terjamin bersih, sehat, dan layak konsumsi. “Maka dari itu, mari bersama-sama menjaga mutu makanan dan kuliner untuk mewujudkan kawasan kuliner unggulan Kota Surabaya,” ajaknya.

Bisukma juga mengungkapkan, pelatihan ini menjadi wujud kerja sama yang nyata antara pemerintah kota, pelaku usaha, organisasi masyarakat, hingga institusi perguruan tinggi. Nantinya, melalui pelatihan ini para penjamah dan pengelola makanan akan dipersiapkan menjadi garda terdepan penjaga kualitas pangan. “Ini adalah momentum penting dalam meningkatkan daya saing kuliner Kota Surabaya yang lebih sehat, aman, dan berkelas,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor ITS Bambang Pramujati juga menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi komitmen ITS dalam meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, khususnya pelaku usaha makanan. Sebelumnya, ITS secara aktif telah mendukung kegiatan usaha masyarakat melalui berbagai bentuk pengabdian. “Salah satunya, pada 2024 lalu ITS telah mendampingi sertifikasi halal untuk 1.000 pelaku usaha,” paparnya.

Bambang menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pengabdian ini, ITS selalu mengintegrasikan syariah-syariah agama dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hasilnya, produk yang disajikan kepada masyarakat telah memenuhi standar keamanan dan kebersihan makanan. “Pelatihan ini akan memberikan manfaat, inspirasi, dan motivasi bagi pelaku usaha untuk memberikan pelayanan terbaik,” ungkap Guru Besar Teknik Mesin ITS ini.

Melanjutkan pemaparan, Kepala Pusat Kajian Halal ITS Setiyo Gunawan  membeberkan bahwa pelatihan ini diikuti sebanyak 214 pelaku usaha makanan dari berbagai sektor. Di antaranya adalah pedagang kantin perguruan tinggi, sentra wisata kuliner (SWK), pasar daging, dan pelaku rumah makan. “Pelatihan hari ini adalah bagian dari ikhtiar yang sistematis dalam mewujudkan standar pelayanan pangan yang lebih baik,” tuturnya.

Lelaki yang akrab disapa Gunawan itu mengungkapkan, pelatihan ini hadir untuk membantu pemerintah dan para pelaku usaha dalam mewujudkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2021. Dalam peraturan tersebut menyatakan bahwa pengelola dan penjamah makanan wajib memiliki pengetahuan dan kompetensi dasar mengenai higienitas dan sanitasi. 

Lebih lanjut, untuk mewujudkan tujuan tersebut sederet materi dihadirkan dalam pelatihan bersama dengan para pemateri terbaik yang ahli di bidangnya. Gunawan menyebutkan, peserta akan mendapatkan pengetahuan terkait kebijakan, pemeliharaan lingkungan dan peralatan pangan, proses produksi makanan, hingga risiko dan penanganan penyakit.

Pelatihan bagi pengelola dan penjamah makanan ini turut mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) untuk menuju kehidupan yang lebih baik di masa depan. Poin-poin yang tercapai yakni poin ke-3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta poin ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. 

Guru Besar Teknik Kimia ITS tersebut berharap, melalui pelatihan ini para pelaku usaha makanan dapat menerapkan praktik higienitas dan sanitasi di tempat kerja masing-masing. “Melalui langkah dan komitmen bersama, kita dapat membangun sistem pangan yang sehat dan berkualitas di Kota Surabaya,” tegas Gunawan optimistis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.