Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peringati HAN 2025, Bapas Ambon Ajak Siswa Cegah Kekerasan pada Anak

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 12:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peringati HAN 2025, Bapas Ambon Ajak Siswa Cegah Kekerasan pada Anak Doc: Antara Foto
Ket. Sosialisasi pencegahan kekerasan pada anak oleh Bapas kelas II Ambon

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025 Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ambon mengajak siswa di daerah itu mencegah kekerasan pada anak.

“Kegiatan ini kami kemas dalam bentuk sosialisasi bertema Fenomenakekerasan dan kenakalan di kalangan remaja pada SMP PGRI 2 Ambon, untuk mengajak siswa untuk memahami dan mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak,” kata Kepala Bapas Ambon Ellen M. Risakotta di Ambon, Rabu.

Ia menjelaskan sosialisasi tersebut diikuti lebih dari 50 siswa kelas VII hingga IX dan menghadirkan Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (Ipkemindo) sebagai pemateri.

Ellen menyatakan sosialisasi ini merupakan bagian dari kontribusi institusinya dalam memperingati HAN secara substantif.

“Peringatan Hari Anak harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat perlindungan terhadap anak-anak, terutama dari kekerasan yang sering terjadi secara tersembunyi di lingkungan sosial mereka,” ujarnya.

Menurutnya, kekerasan tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga bisa berupa ejekan, candaan sarkas, hingga pengucilan yang berdampak pada psikologis korban.

Pihaknya mengajak siswa untuk lebih peka terhadap ucapan dan tindakan dalam pergaulan sehari-hari serta menghindari perilaku seperti menyebarkan gosip atau bercanda berlebihan.

Selain itu siswa juga diberi pemahaman bahwa kenakalan remaja seperti tawuran atau penyalahgunaan media sosial dapat berujung pada masalah hukum.

Sebagai upaya pencegahan, siswa diajak membangun empati, menjaga komunikasi yang sehat, dan berani melapor jika melihat atau mengalami kekerasan. Sekolah dan keluarga turut didorong berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan positif bagi anak-anak.

Sosialisasi ini berlangsung selama dua jam dan diselingi sesi tanya jawab interaktif. Sejumlah siswa mengaku mendapatkan wawasan baru dari materi yang disampaikan. Salah satunya, Aldo mengungkapkan bahwa ia kini memahami pentingnya menjaga ucapan dalam bergaul.

Melalui kegiatan ini, Bapas Ambon menyatakan akan terus mendorong kegiatan edukatif di sekolah-sekolah sebagai bagian dari pendekatan preventif terhadap kekerasan dan kenakalan remaja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.