Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menuju Papua Maritim: Peta Jalan Kelautan dan Perikanan Disusun Sesuai RPJMD

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 12:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menuju Papua Maritim: Peta Jalan Kelautan dan Perikanan Disusun Sesuai RPJMD Doc: Antara Foto
Ket. Suasana pembukaan rapat kerja teknis perencanaan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, bertempat Aula Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Papua

Pemerintah Provinsi Papua menyusun peta jalan pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai bagian dari upaya menyusun perencanaan strategis jangka menengah hingga 2029, yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Iman Djuniawal di Jayapura, Selasa (22/07), mengatakan bahwa perencanaan tersebut bertujuan mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan sebagai komoditas unggulan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Sebetulnya ini menjadi penting bagi kami untuk menyusun perencanaan strategis kelautan dan perikanan hingga 2029 yang sejalan dengan RPJMD Papua dan nasional. Semua pihak harus hadir dan menjadikan ini prioritas bersama," katanya.

Menurut Iman, dalam konteks fiskal yang tengah mengalami penurunan, dibutuhkan kontribusi nyata dari sektor kelautan dan perikanan untuk menopang perekonomian daerah.

“Oleh karena itu, pemerintah daerah menyusun peta jalan yang menyetarakan program-program sesuai dengan potensi lokal dan kapasitas fiskal yang tersedia,” ujarnya.

Dia menjelaskan untuk itu perlu perencanaan strategis yang tepat pada setiap tahap waktu, agar program berjalan efektif dan memberi dampak nyata.

“Sebagai bagian dari penyusunan strategi tersebut, Pemprov Papua juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Aceh untuk mempelajari penerapan otonomi khusus di sektor kelautan dan perikanan,” katanya lagi.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Papua, Setyo Wahyudi, mengatakan bahwa Papua memiliki kekayaan sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah, mulai dari perikanan tangkap, budidaya, hingga keanekaragaman hayati laut.

"Ekonomi biru merupakan paradigma pembangunan baru yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian ekosistem laut," katanya.

Menurut Setyo, di mana hal ini juga selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan visi Indonesia Emas 2045, di mana laut menjadi tulang punggung kemakmuran bangsa.

Sebelumnya, telah dilakukan rapat kerja teknis perencanaan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, bertempat Aula Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Papua, Selasa (22/7).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.