Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bayi dengan Tiga Orang Tua Dilahirkan

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 07:39 WIB | Oleh:

Sekitar satu dari 5.000 anak memiliki kelainan yang terkait dengan mutasi mitokondria, kata para ilmuwan. Berbagai sistem seperti penglihatan dan organ seperti otak, jantung, dan ginjal dapat terpengaruh dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Dr. Mark Tarnopolsky, seorang profesor pediatri di Rumah Sakit Anak McMaster di Hamilton, mengatakan ia telah melihat setidaknya dua lusin keluarga dengan anak-anak yang meninggal karena penyakit mitokondria.

“Anda tahu bahwa anak itu akan memiliki umur yang sangat pendek dan akan menjalani kehidupan yang sangat menantang,” kata Tarnopolsky tentang beberapa skrining embrio untuk kemungkinan penyakit mitokondria yang mengakibatkan stroke dan kejang. “Lalu, Anda tahu, pasangan biasanya akan memilih untuk menggugurkan kandungan,” tambahnya.

Rumah sakit tersebut juga memiliki anak-anak sehat yang lahir setelah skrining embrio dengan beban penyakit mitokondria yang sangat rendah atau bahkan tidak ada, katanya.

Pertimbangan Etis

Untuk mempertimbangkan langkah donasi mitokondria di Kanada, kata Tarnopolsky, varian genetik tersebut harus 100 persen terkait dengan penyebab penyakit tersebut dengan menerapkan pemeriksaan yang memadai, mengingat kekhawatiran eugenika, dan untuk mencegah “penipu”.

Di Inggris, setiap pasangan yang menginginkan bayi yang lahir melalui donasi mitokondria harus disetujui oleh badan pengatur kesuburan negara tersebut. Hingga bulan ini, 35 pasien telah diizinkan untuk menjalani teknik ini.

Seorang wanita berambut cokelat mengenakan atasan hitam melihat ke bawah sementara seekor kucing hitam menatap kamera. Kucing itu dipegang oleh seseorang yang tidak terekam kamera di sebelah kanan.

Namun, para dokter di Kanada dan AS memperingatkan bahwa mustahil untuk mengetahui dampak teknik baru semacam ini terhadap generasi mendatang. “Untuk membuka gerbang lebar-lebar dan memperkenalkannya ke seluruh dunia, saya rasa masih terlalu dini,” kata Dr. Paul Chang, seorang ahli endokrinologi reproduksi di Toronto dan presiden Canadian Fertility and Andrology Society.

“Meskipun bagi sebagian keluarga, waktu mereka terbatas, secara keseluruhan demi kebaikan bersama, terkadang saya merasa sedikit kesabaran dan penelitian yang tepat dapat sangat bermanfaat.”

Andrea Boland, 37, dari Toronto mengalami gangguan penglihatan parsial karena neuropati optik herediter Leber (LHON), penyakit mitokondria langka yang tanpa disadari diturunkan oleh ibunya kepada dirinya dan saudara laki-lakinya. Boland didiagnosis pada tahun 2017, ketika ia berusia 29 tahun.

“Akan sangat sulit bagi saya untuk hidup dengan rasa bersalah itu,” katanya tentang kemungkinan mewariskan penyakit tersebut kepada anak-anak di masa depan. Boland mengatakan dia bersyukur para dokter mencari pilihan lain tetapi frustrasi dengan birokrasi yang berbelit-belit. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.