Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akses Pupuk Bersubsidi untuk Petani Jangan Dipersulit

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Akses Pupuk Bersubsidi untuk Petani Jangan Dipersulit Doc: Antara
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat berdialog dengan petani di Desa Tengah, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (23/7/2025).

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan agar distribusi pupuk bersubsidi tidak dipersulit, demi memastikan petani memperoleh akses cepat dan mudah untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

"Siapa yang main-main dengan pupuk, saya cabut izinnya," kata Mentan saat meninjau langsung program Cetak Sawah Rakyat dan Optimalisasi Lahan (Oplah) di Kabupaten Siak, Riau, Rabu.

Mentan mengaku menemukan adanya indikasi penjualan pupuk bersubsidi yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) dalam kunjungan evaluasi lapangan program Oplah.

Kendati demikian, dia tidak menyebutkan lokasi dan tempat temuan tersebut, namun dia menegaskan hal itu sangat merugikan petani dan menghambat ketahanan pangan.

Oleh karena itu, dia memerintahkan pencabutan izin bagi distributor pupuk yang terbukti nakal dan memainkan harga, sebagai bentuk ketegasan negara dalam melindungi petani dari praktik distribusi yang menyimpang.

"Negara harus hadir," tegas Mentan saat berdialog dengan petani di Desa Tengah, Kecamatan Sabak Auh, dikutip di Jakarta.

Amran menegaskan komitmen pemerintah untuk membela kepentingan petani. Selain pupuk, dia juga menyoroti terhadap persoalan akses air irigasi dan distribusi yang juga dinilai sangat penting bagi petani.

“Air dari alam adalah hak petani. Jangan sampai ditahan dan dipersulit. Saya minta Pak Dandim, Kapolres, Kajari, semua turun ke lapangan. Dahulukan petani, dahulukan rakyat kecil,” ucap Mentan

Dia juga meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) segera memperbaiki saluran irigasi yang rusak.

Ia menekankan pentingnya percepatan perbaikan agar produksi pertanian tidak terganggu.

“Saya minta irigasi ini segera diperbaiki, selesaikan seluruh perbaikan di area ini, langsung dikerjakan," tambah Mentan.

Di tempat yang sama, Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan kesiapan daerahnya untuk turut berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Luas lahan sawah di Kabupaten Siak mencapai 4.183 hektar yang tersebar di tujuh kecamatan dengan Indeks Pertanaman (IP) sudah mencapai 250.

“Pertanian adalah mimpi besar kami, dan kami telah menempatkannya sebagai visi-misi utama Pemerintah Kabupaten Siak.Hanya di Siak sawah rawa bisa panen IP 250, ini kata petani ya Pak. Ini luar biasa,” ucap Bupati Afni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

51 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.