Zeppelin Transatlantik, Zaman Keemasan Perjalanan Udara
📅 Selasa, 22 Jul 2025, 07:39 WIB | Oleh: Haryo BronoMasa depan tampaknya menjadi milik kapal udara. Kapal-kapal laut trans atlantik pada masa itu kini dapat ditantang oleh kapal udara yang mampu melintasi Atlantik lebih cepat dan tanpa bahaya mabuk laut.
Kembalinya Zeppelin
Sementara itu, di Jerman, Perjanjian Versailles, yang secara resmi mengakhiri Perang Dunia I, melarang pembangunan kapal udara besar. Namun, Sekutu yang menang enggan menyia-nyiakan keahlian Jerman di bidang ini, dan Amerika Serikat, khususnya, mendorong Jerman untuk membangun kapal udara baru yang mampu melakukan perjalanan trans atlantik.
Kapal udara yang dihasilkan, LZ 126 (disebut Amerikaschiff oleh Jerman), dibangun di markas Zeppelin di Friedrichshafen dan kemudian diberikan kepada Amerika Serikat sebagai ganti rugi perang. LZ 126 lebih besar daripada kapal udara Perang Dunia I mana pun. Untuk terbang ditenagai oleh lima mesin berkekuatan 400 daya kuda, dan penerbangan perdananya pada 27 Agustus 1924.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kapal udara ini memiliki tempat duduk seperti kereta di dalam gondolanya, yang dapat diubah menjadi tempat tidur susun. Kapal udara ini diawaki oleh 28 awak. Setelah beberapa uji terbang, LZ 126 diterbangkan dari Danau Constance (Bodensee) ke New York melalui Azores pada bulan Oktober dan di sana diterima oleh pemilik barunya, Angkatan Laut AS.
Kapal udara itu telah mencapai kecepatan lebih dari 170 km/jam dan terbukti, seperti L 59 dan R 34 sebelumnya, bahwa kapal udara dapat mengangkut penumpang antar benua dengan aman. Ketika LZ 126 terbang di atas Manhattan dan mengitari Patung Liberty, sekali lagi, minat media dan publik terhadap perjalanan udara kembali menyala.
LZ 126 berganti nama menjadi ZR3 Los Angeles oleh pemilik barunya, dan kapal udara itu, yang diisi dengan gas helium yang lebih aman tetapi sangat langka, sebagian besar digunakan untuk tujuan penelitian. Kapal-kapal lain yang lebih besar akan segera terbang di langit kedua sisi Atlantik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Graf Zeppelin
Pembatasan ukuran kapal udara yang dapat dibangun oleh perusahaan Jerman akhirnya dicabut pada tahun 1926. Zeppelin, yang bekerja sama dengan Perusahaan Ban dan Karet Goodyear AS, akhirnya dapat membangun raksasa baru yang mampu mengangkut penumpang ke mana pun di dunia. Yang pertama dari raksasa baru ini adalah LZ 127 Graf Zeppelin, yang melintasi Atlantik pada Oktober 1928. Tak ayal sambutan meriah meriah dan parade ticker-tape dilakukan.
Graf Zeppelin berukuran panjang 237 meter, diameter 30,5 meter, dan volume gas 105.000 meter kubik. Tenaganya berasal dari lima mesin 550 daya kuda, yang menggunakan gas sebagai bahan bakar. Kecepatan tertingginya mencapai 128 km per jam.
Gondola yang tergantung di bawah pesawat dapat mengangkut 20 penumpang dan berukuran panjang 30 meter dan lebar 6 meter. Kapal ini memiliki ruang kendali di bagian depan dan mencakup ruang peta, ruang radio, dapur, ruang makan-ruang tunggu, kabin tidur, dan kamar mandi.
Sebagaimana yang dijanjikan oleh Dr. Hugo Eckener (1868-1954) dari Zeppelin: “Anda tidak terbang dengan pesawat udara, Anda berlayar,” katanya.
Tentu saja, Zeppelin-Goodyear berusaha memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi para penumpangnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!