Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nelayan dan Warga Muara Angke Sedekah Laut dengan Nadran, Berharap Hasil Tangkapan Melimpah

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 13:02 WIB | Oleh:
Nelayan dan Warga Muara Angke Sedekah Laut dengan Nadran, Berharap Hasil Tangkapan Melimpah Doc: antara foto
Ket. Nelayan dan warga Muara Angke, Penjaringan, Jakut gelar sedekah laut, Nadran 2025.

JAKARTA - Nelayan, pengusaha perikanan, dan warga Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, melarung sesaji ke laut pada kegiatan "Nadran 2025" sebagai bentuk sedekah laut dengan mengharapkan hasil tangkapan melimpah.

“'Nadran', ini sebagai ajang silaturahmi warga Muara Angke untuk bersedekah dari hasil yang mereka dapatkan agar ke depan rezeki semakin banyak," kata Ketua Panitia Nadran Muara Angke, Wanto Hasnim di Jakarta, Selasa (22/7).

Ia mengatakan, "Nadran" ini rutin digelar setiap dua hingga tiga tahun sekali dan harapannya kesejahteraan nelayan semakin meningkat.

Menurut dia, kesejahteraan nelayan meningkat jika hasil laut melimpah serta kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah pusat lebih pro dan menguntungkan nelayan. “Kami berharap pemerintah pusat dapat memperhatikan kesejahteraan nelayan,” kata dia.

Pengurus Rukun Warga (RW) Muara Angke, Nunu mengatakan, "Nadran" ini merupakan kegiatan budaya yang sudah dilakukan secara turun temurun.

“Di masa saya saja sudah lima kali menggelar 'Nadran' ini dan ini merupakan warisan dari nenek moyang,” kata dia.

Ia mengatakan, pelaksanaan "Nadran" di Muara Angke ini sama dengan yang di Indramayu atau "Nadran" yang digelar di Pantai Utara Jawa (Pantura).

Pada "Nadran" ini ada satu ekor kerbau, dua ekor kambing serta bahan makanan, bunga dan lainnya yang dibawa menggunakan kapal ke tengah laut.

Lalu setelah di tengah, sesaji itu dilarung atau dibuang ke laut dengan harapan para nelayan akan mendapatkan rezeki yang semakin melimpah. "Untuk sapi dan kambing sudah dipotong dan dibawa ke kapal untuk dilarung," kata dia.

Selain pelarungan, ada juga sejumlah kegiatan budaya mulai dari atraksi Barongsai, Ondel-ondel, Reog Ponorogo, drum band serta aksi budaya lainnya. “Bahkan semalam kami gelar wayang kulit semalam suntuk. Ini sebagai bentuk pesta terima kasih kami para nelayan,”katanya.

Menurut dia, kegiatan "Nadran" ini terselenggara berkat swadaya nelayan, pelaku usaha perikanan, tokoh masyarakat yang ada di Muara Angke. “Kami perkirakan acara ini menghabiskan dana mencapai 500 juta rupiah,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.