Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendukbangga Sulut Dorong TPPS Lakukan Intervensi Cegah Stunting

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 22:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendukbangga Sulut Dorong TPPS Lakukan Intervensi Cegah Stunting Doc: ANTARA
Ket. Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulawesi Utara Jeanny Y Winokan (tengah) bersama Irwil II Hery Wiyanto dan Sekretaris Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut Lady Ante saat mengunjungi keluarga berisiko stunting.

MANADO – Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulawesi Utara Jeanny Y Winokan mendorong Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di kabupaten dan kota melakukan intervensi cegah munculnya kasus baru.

"Kami juga bersama-sama dengan TPPS kabupaten dan kota melakukan intervensi hingga ke desa dan kelurahan," ujar Jeanny di Manado, Selasa (01/7).

Dia mengatakan, dari data yang ada, prevalensi stunting provinsi berpenduduk lebih dari 2,6 juta jiwa tersebut sebesar 21,3 persen pada tahun 2023 atau naik 0,8 persen dari tahun 2022 yang berada pada angka 20,5 persen.

"Angka prevalensi stunting di kabupaten dan kota juga fluktuatif, ada yang turun, tapi ada juga yang naik," katanya.

Karena itu menurut Jeanny, dalam waktu dekat Kemendukbangga/BKKBN Sulut akan duduk bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulut menggelar rembug stunting.

"Forum musyawarah dari pihak-pihak terkait ini nantinya akan melihat strategi-strategi apa yang perlu ditingkatkan," katanya.

Persoalan stunting, kata dia, bukan hanya menangani yang sudah stunting tetapi bagaimana upaya pemerintah daerah untuk mencegah jangan sampai timbul lagi stunting dari keluarga risiko stunting (KRS).

"Jadi, ada pemahaman kalau dikatakan KRS, maka sudah stunting. Padahal itu adalah keluarga-keluarga yang berkecenderungan, sehingga dengan pola asuh yang baik anak yang dilahirkan tidak menjadi stunting," ujarnya.

Pekerjaan penanganan stunting, menurut dia, bukan hanya pekerjaan Kemendukbangga/BKKBN, tetapi juga membutuhkan dukungan dari pihak-pihak terkait lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.