Buaya Menerkam Seorang Pria hingga Tewas
📅 Senin, 30 Jun 2025, 18:19 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
TANGGAMUS – Serangan buaya saat sedang mencuci kaki di Sungai Way Semaka, Senin, tewas diterkam buaya. Seorang kakek bernama Wasim (80) warga Pekon (Desa) Sripurnomo, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung, tewas diterkam buaya.
Kapolsek Semaka AKP Sutarto saat dihubungi dari Lampung Selatan Senin mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu korban dilaporkan telah menjadi korban serangan buaya di Sungai Semaka.
"Korban berhasil ditemukan dalam tempo satu jam atau pukul 13.00 WIB, setelah buaya timbul dengan membawa korban di mulutnya," katanya. Dia menjelaskan, sebelum kejadian naas, korban terlihat oleh saksi mata sedang membersihkan rumput di pekarangan belakang rumahnya yang berbatasan langsung dengan aliran sungai.
Setelah selesai membersihkan rumput, korban diduga mandi di sungai. Saat itulah buaya tiba-tiba muncul dan langsung menggigit tubuh korban.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Yusroni, yang kebetulan berada di kebun dekat lokasi dan melihat pakaian korban tertinggal serta seekor buaya yang bergerak mencurigakan di permukaan air.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena curiga, saksi langsung memanggil warga lainnya untuk menolong korban yang terlihat masih berada di mulut buaya sedang diseret ke tengah sungai. “Sungai yang saat itu dalam kondisi dangkal membuat warga nekat turun dan melempari buaya dengan batu secara beramai-ramai. Setelah beberapa kali dilempari, buaya akhirnya melepaskan tubuh korban. Namun saat dievakuasi, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa," ujarnya.
Kapolsek Semaka mengungkapkan, bersama aparat Pekon sudah berulang kali memberikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan aktivitas di sekitar sungai, mengingat daerah tersebut merupakan habitat buaya.
"Kami terus mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak beraktivitas sembarangan di sekitar sungai, demi mencegah peristiwa serupa terulang kembali," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!