Kemkomdigi: Starlink Mulai Buka Layanan Aktivasi Pelanggan Baru
📅 Selasa, 22 Jul 2025, 18:49 WIB | Oleh: Opik
Doc: AFP/Odd Andersen
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyebutkan bahwa layanan internet satelit milik SpaceX, Starlink telah membuka kembali layanan aktivasi pelanggan baru setelah sempat ditutup.
"Per hari ini termonitor di laman resminya Starlink bahwa mereka sudah membuka kembali layanannya untuk aktivasi pelanggan baru di Indonesia," kata Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi Wayan Toni Supriyanto saat dikonfirmasi Antara, Selasa 922/7).
Berdasarkan pantauan Antara di situs resmi Starlink pada Selasa sore, pada laman "Ketersediaan", wilayah Indonesia ditandai sebagai kategori "Tersedia". Pada Selasa (22/7), pengumuman terkait penutupan pendaftaran pengguna baru Starlink juga sudah tidak tersedia di situs perusahaan.
Sebelumnya, layanan internet satelit milik SpaceX, Starlink, sempat tidak membuka pendaftaran bagi pengguna baru di Indonesia. Informasi ini diumumkan melalui blog resmi perusahaan.
Dalam pengumuman tersebut, Starlink menyatakan bahwa penghentian ini disebabkan karena kapasitas layanan mereka di Indonesia telah mencapai batas maksimal.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Layanan Starlink saat ini tidak tersedia untuk pelanggan baru di wilayah Anda karena kapasitas yang terjual habis di seluruh Indonesia,” tulis Starlink.
Tak hanya menghentikan pendaftaran, Starlink juga sementara waktu menangguhkan aktivasi perangkat baru bagi pelanggan yang membeli dari toko ritel atau pihak ketiga.
Ketika masih menutup aktivasi pelanggan baru, mereka menyebutkan bahwa perusahaan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menghadirkan kembali layanan Starlink di Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Starlink telah resmi hadir di Indonesia sejak Mei 2024, dengan peluncuran perdananya yang berlangsung di Denpasar, Bali.
Kehadiran layanan ini diawali melalui kemitraan antara SpaceX dan Kementerian Kesehatan, di mana Starlink direncanakan digunakan untuk menyediakan akses internet berkecepatan tinggi di wilayah terpencil serta fasilitas kesehatan yang kesulitan mendapatkan koneksi internet.
Beberapa minggu sebelum peresmian, Starlink telah memperoleh izin operasional dari Kemkomdigi, yang saat itu masih bernama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), untuk menjalankan layanan internet satelit (VSAT). Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!