Kemenkes Perluas Cakupan Vaksinasi Hepatitis B untuk Tenaga Kesehatan
📅 Selasa, 22 Jul 2025, 15:25 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Jakarta -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperluas cakupan vaksinasi hepatitis B bagi tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia setelah lebih dari 11 ribu nakes dinyatakan reaktif berdasarkan hasil skrining yang dilakukan sejak 2003 hingga Januari 2025.
"Tenaga medis merupakan kelompok yang sangat rentan, maka vaksinasi kami dorong lebih luas agar mereka terlindungi," kata Direktur Penyakit Menular Kemenkes Ina Agustina Isturini dalam siaran daring Temu Media "Bergerak Bersama Putuskan Penularan Hepatitis" yang diikuti di Jakarta, Selasa.
Ina memaparkan bahwa dari total 641.818 nakes yang telah menjalani skrining, sebanyak 349.183 orang sudah mendapatkan vaksin hepatitis B.
Selain itu, Kemenkes juga melakukan skrining lanjutan untuk menilai keberadaan antibodi pada nakes. Hasilnya, sekitar 25 persen dari mereka diketahui telah memiliki antibodi hepatitis B secara alami maupun pasca-vaksinasi.
“Untuk nakes yang hasil tesnya reaktif, sebanyak 11.154 orang telah mendapatkan pengobatan antivirus sesuai protokol nasional,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi eliminasi hepatitis melalui deteksi dini, vaksinasi, dan pengobatan yang merata, termasuk di layanan kesehatan primer dan sekunder.
"Proteksi bagi tenaga kesehatan adalah bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang tidak boleh diabaikan," kata Ina menegaskan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!