Menkes: 600 Nakes Segera Diberangkatkan ke Daerah Terdampak Bencana Sumatra
📅 Selasa, 16 Des 2025, 08:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: BPMI Setpres
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melapor kepada Presiden Prabowo Subianto sebanyak 600 tenaga kesehatan (nakes), terdiri atas dokter, dokter spesialis, koas, dan perawat segera diberangkatkan ke daerah-daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dari jumlah itu, Menkes Budi Gunadi menyebut sebanyak 450 orang tenaga kesehatan siap diberangkatkan pada minggu ini.
"Kita batch pertama akan memberangkatkan 600 orang. 450 orang sudah siap untuk diberangkatkan minggu ini. Kalau Bapak berkenan flag-off, atau nanti saya enggak tahu, kalau berkenan (para tenaga kesehatan, red.) diangkutnya pakai Hercules, Pak, di Halim," kata Budi Gunadi kepada Presiden Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12), sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden, Selasa (16/12).
Budi Gunadi kemudian menjelaskan alasan mereka diberangkatkan ke Sumatera karena dokter dan tenaga kesehatan setempat banyak yang terdampak banjir bandang dan longsor. Alhasil, Kementerian Kesehatan mempersiapkan tenaga kesehatan dari luar daerah terdampak bencana, yang terdiri atas dokter, dokter spesialis, koas untuk memberikan pelayanan kepada para pengungsi setidaknya selama 3 bulan.
Kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo, termasuk saat rapat koordinasi di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, pada 7 Desember 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tenaga kesehatan yang dipersiapkan oleh Kementerian Kesehatan itu nantinya akan bekerja di rumah sakit, puskesmas, RS lapangan selama kurang lebih 2 minggu, kemudian mereka akan dirotasi. Budi Gunadi menjelaskan rotasi setiap 2 minggu dilakukan untuk mencegah para tenaga kesehatan mengalami kelelahan (fatigue).
Dalam sela-sela paparan Menkes kepada Presiden, Presiden kemudian bertanya mengenai asal para tenaga kesehatan tersebut.
"Sumbernya dari seluruh Indonesia, kami buka rekrutmen, Pak. Jadi, misalnya ada organisasi profesi, ada Fakultas Kedokteran UGM, ada Fakultas Kedokteran UI, ada Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, kami buka, Pak. Kami ada database relawan," kata Menkes Budi Gunadi menjawab pertanyaan Presiden.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita buka (pendaftaran relawan, red.), yang datang ternyata bukan hanya dokter-dokter magang atau koas, Pak. Ada dokter umum, spesialis pun mau mengorbankan pendapatan mereka untuk pergi, Pak," sambung Menkes.
Selepas mendengar laporan dari Menkes, Presiden Prabowo kemudian mengatakan: "Bagus ini, luar biasa. Terima kasih juga ke semua perguruan tinggi yang mengirimkan dokter-dokter dan tenaga kesehatan sukarela. Kemudian juga organisasi-organisasi kemasyarakatan yang ngirim. Terima kasih".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!