Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Jayawijaya Kirim 30 Anak Jalanan ke Semarang untuk Studi Setahun

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jayawijaya Kirim 30 Anak Jalanan ke Semarang untuk Studi Setahun Doc: Antara Foto
Ket. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Jayawijaya Lekius Yikwa dan Kepala Dinas Sosial Simon Hilapuk serta Sekretaris Dinas Sosial Indrawati Malino berfoto bersama 30 anak jalanan di Bandara Wamena sesaat sebelum berangkat ke Jayapura

Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan mengirimkan 30 anak jalanan untuk studi di Semarang selama setahun.

Pemkab Jayawijaya telah mengirimkan 20 anak jalanan pada gelombang pertama, Sabtu (21/6) ke Sekolah Misi Tabera Yogyakarta, dan saat ini mengirimkan 30 anak jalanan untuk mengikuti pendidikan di Yayasan Terang Bagi Sejahtera Bangsa Semarang, Minggu.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya Indrawati Malino di Wamena, Minggu, mengatakan pengiriman 30 anak saat ini merupakan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Atenius Murib-Ronny Elopere dalam memberikan kesempatan masa depan lebih baik bagi anak jalanan di daerah ini.

“Kami waktu gelombang pertama lalu telah mengirimkan 20 anak jalanan ke Yogyakarta, kemudian hari ini (20/7) kami kembali mengirimkan 30 anak jalanan ke Semarang untuk menjalani pendidikan selama setahun di sana,” katanya.

Sebenarnya, pihaknya menginginkan 50 anak jalanan ini menimba ilmu di Sekolah Misi Tabera Yogyakarta, akan tetapi tempatnya di daerah itu tidak memadai sehingga dipindahkan ke Semarang.

“Setelah kami mengantar 20 anak ke Sekolah Misi Tabera Yogyakarta dan dilihat kurang pas ketika digabung semuanya, maka sesuai instruksi pimpinan kami alihkan 30 anak jalanan yang saat ini berangkat ke sekolah Yayasan Terang Bagi Sejahtera Bangsa Semarang,” ujarnya.

Dia menjelaskan 30 anak jalanan yang dikirim saat ini maupun 20 anak yang telah dikirim lebih awal akan menerima pendidikan mental, kerohanian, spiritual, serta pendidikan yang disesuaikan dengan usia mereka.

“Kami sangat berharap anak-anak ini kelak akan menjadi generasi emas Indonesia khususnya dari Kabupaten Jayawijaya dan mereka bisa mengubah masa depan diri mereka, keluarga dan daerah ini melalui kemampuan yang dimiliki,” katanya.

Dia menambahkan 50 anak jalanan baik yang di Yogyakarta maupun Semarang akan mengikuti pendidikan selama setahun dengan pengawasan yang ketat dengan menitikberatkan pendidikan kerohanian.

“Penandatanganan kerja sama dengan Yayasan Terang Bagi Sejahtera Bangsa Semarang dengan Pemkab Jayawijaya akan dilakukan oleh bapak bupati, hari Selasa atau Rabu. 30 anak ini mereka akan berangkat hari ini dari Wamena menuju Jayapura dan bermalam, keesokan harinya (Senin) barulah terbang ke Semarang,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.