Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Padang Luncurkan Smart Surau, Cetak Generasi Cendekia Berbasis Iman

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 21:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Padang Luncurkan Smart Surau, Cetak Generasi Cendekia Berbasis Iman Doc: Antara Foto
Ket. Pemerintah Kota Padang mengadakan rapat persiapan peluncuran Smart Surau di Kota Padang, Kamis (17/7/2025)

Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) segera meluncurkan program inovasi Smart Surau sebagai wadah untuk kembali melahirkan tokoh-tokoh cendekiawan Minangkabau dengan penerapan pembelajaran berbasis teknologi.

"Smart Surau akan menarik kembali anak-anak ke masjid melalui pembangunan kembali Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) dengan penerapan pembelajaran digital," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Padang Jasman di Padang, Kamis.

Pemerintah Kota Padang menjadwalkan peluncuran program tersebut pada 26 Juli 2025 di 11 masjid besar yang tersebar di kecamatan-kecamatan di daerah itu.

Ia mengatakan melalui Smart Surau, Kota Padang menyediakan WiFi gratis, ruang belajar khusus serta aplikasi Ruangguru di masjid-masjid sebagai bentuk inovasi pendidikan berbasis teknologi.

Dengan begitu, ujar dia, setiap aktivitas keagamaan anak akan terpantau melalui sistem barcode atau kode batang yang terhubung langsung ke sekolah dan guru agama.

"Data tersebut akan menjadi bagian dari penilaian pendidikan agama," katanya.

Melalui Smart Surau, katanya, fungsi Taman Pendidikan Al Quran (TPA) dengan revisi kurikulum dan sertifikasi guru TPA akan dioptimalkan.

Begitu pula, katanya, dengan upaya menghidupkan kembali gerakan Subuh Mubarokah dan shalat berjamaah di masjid-masjid dan sekolah.

Ia menjelaskan Smart Surau juga akan menjadikan tempat ibadah sebagai pusat sosial dan ekonomi, ketahanan keluarga, budaya serta adat.

Ia mengatakan Smart Surau akan melakukan pembinaan kewirausahaan untuk mengembangkan ekonomi di tingkat rumah tangga, salah satunya bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional untuk membina remaja masjid mengenai ekonomi di lingkungan sekitar.

"Sebab, gagasan ini tidak hanya bertujuan mencetak tokoh atau cendekiawan asal Sumbar namun juga upaya menggerakkan roda perekonomian berbasis syariah," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
CKG Kota Tangerang Deteksi ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Rona
Estafet Tunas Kelapa Kwarda...

Pemkot Bogor Segera Tata PKL di Taman Heulang

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Olahraga
Pukulan Telak Jelang Asian ...
Megapolitan
Disnaker: Balai Latihan Ker...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.