Jepang Sukses Hapus Gen Sindrom Down! Teknologi CRISPR Buka Pintu Masa Depan Tanpa Disabilitas Genetik?

Kamis, 17 Jul 2025, 06:45 WIB

JAKARTA - Ilmuwan Jepang baru saja mengguncang dunia medis dan bioteknologi dengan sebuah pencapaian yang mampu mengubah masa depan umat manusia. 

Tim peneliti dari Universitas Mie berhasil menggunakan teknologi pengeditan gen canggih, CRISPR Cas9, untuk menghapus kelebihan kromosom 21, biang kerok utama penyebab Down Syndrome dari sel manusia.

Ket. Foto: — Sumber: Freepik

Terobosan ini tak hanya menggugah harapan baru, tetapi juga membuka jalan menuju dunia tanpa kelainan genetik!

Down Syndrome, yang dialami sekitar 1 dari setiap 700 bayi yang lahir, disebabkan kelebihan salinan kromosom 21, atau dikenal sebagai trisomi 21. Kondisi ini menyebabkan hiperaktivitas genetik yang berdampak pada tumbuh kembang anak, fungsi kognitif, dan sejumlah masalah kesehatan.

Namun, penelitian terbaru yang dipimpin Ryotaro Hashizume menunjukkan dengan menggunakan CRISPR, alat pemotong DNA super presisi, para ilmuwan mampu menargetkan dan menghancurkan kromosom ekstra tersebut. 

Tingkat keberhasilannya bahkan mencapai 37,5 persen dalam uji laboratorium. Dengan kata lain, mereka berhasil menghapus akar genetik sindrom Down dari sel manusia!

Teknik yang digunakan dikenal sebagai penyuntingan spesifik alel, yaitu pendekatan yang mengarahkan CRISPR hanya ke kromosom berlebih tanpa mengganggu yang sehat. 

Setelah kromosom 21 ekstra dihapus, ekspresi gen dalam sel menjadi normal kembali terutama gen-gen yang mengatur sistem saraf dan metabolisme.

Bahkan ketika diuji pada fibroblas, sel kulit dari penderita Down Syndrome yang sudah dewasa, teknologi ini tetap berhasil menghapus kromosom tambahan. 

Meski masih ada risiko CRISPR memengaruhi kromosom sehat, tim peneliti kini sedang menyempurnakan algoritma pemandunya agar hanya menargetkan salinan ekstra.

Penelitian ini, yang diterbitkan di jurnal PNAS Nexus, menjadi bukti CRISPR bukan cuma bisa memperbaiki bagian kecil DNA, tapi juga mampu menghapus keseluruhan kromosom penyebab gangguan genetik.

Meski saat ini masih terbatas pada uji laboratorium dan belum siap untuk terapi klinis pada manusia, potensi dari teknologi ini sangat besar. Di masa depan, terapi gen seperti ini menjadi solusi revolusioner dalam mengatasi kelainan genetik sejak dini, bahkan sebelum bayi dilahirkan.

Lebih jauh, CRISPR Cas9 yang awalnya ditemukan sebagai sistem imun bakteri terhadap virus, kini menjelma menjadi senjata utama dalam pertempuran melawan penyakit genetik. 

Teknologi ini memungkinkan penghapusan atau penggantian gen abnormal, seperti pada penyakit Huntington dan kini, bahkan menghapus kromosom penyebab disabilitas bawaan seperti Down Syndrome.

Dengan kemajuan ini, kita berada di ambang era baru dalam dunia medis yang mana penyakit genetik bukan lagi takdir, melainkan tantangan yang bisa ditaklukkan. Sebuah masa depan di mana anak-anak bisa terlahir tanpa beban genetik mungkin sudah bukan sekadar mimpi. 

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.