Momen Haru di Tokyo, Donald Trump Janji Bantu Jepang Pulangkan Warganya yang Diculik Korea Utara

Selasa, 28 Okt 2025, 18:44 WIB

TOKYO - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertemu dengan keluarga warga Jepang yang diculik Korea Utara dan berjanji akan membantu memulangkan para korban sesegera mungkin. 

Bersama Perdana Menteri Jepang yang baru, Sanae Takaichi, pertemuan singkat tersebut berlangsung di State Guest House di Tokyo, tempat keduanya mengadakan pembicaraan tatap muka pertama.

Ket. Foto: Presiden Amerika Serikat Donald Trump. — Sumber: ANTARA/Anadolu

Trump mengatakan kepada keluarga para korban bahwa pemerintahannya sejalan dengan Jepang dalam masalah tersebut dan menuturkan bahwa “kami selalu memikirkan hal ini.”

“Kami akan melakukan segalanya,” kata Trump.

Selama masa jabatan pertamanya, Trump juga pernah bertemu dengan keluarga warga Jepang yang menjadi korban penculikan Korea Utara.

Jepang secara resmi mencatat 17 warganya telah diculik oleh Korea Utara pada tahun 1970-an dan 1980-an. Namun, Jepang menduga bahwa para agen Korea Utara terlibat dalam lebih banyak kasus penghilangan warganya.

Lima korban telah dipulangkan pada 2002, dan sejak itu belum ada kemajuan berarti dalam upaya memulangkan korban lainnya.

Trump telah berulang kali membanggakan hubungan baiknya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, meskipun pembicaraan denuklirisasi keduanya gagal pada 2019. Trump juga telah menyuarakan keinginannya untuk kembali menjalin dialog diplomatik dengan Pyongyang.

Baik Jepang maupun Amerika Serikat hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Korea Utara.

Hubungan Bilateral

Sementara itu, Perdana Menteri Jepang yang baru, Sanae Takaichi, dan Donald Trump sepakat untuk terus mengembangkan hubungan bilateral dalam pertemuan puncak pertama mereka di Tokyo, Jepang, Selasa.

Di bidang keamanan, keduanya diperkirakan akan menegaskan pentingnya memperkuat kemampuan pencegahan dan respons aliansi di tengah meningkatnya tantangan yang disebabkan oleh China dan Korea Utara, sementara Washington mendorong sekutunya untuk meningkatkan anggaran pertahanan.

Di awal pertemuan, Takaichi — yang pekan lalu menjadi perdana menteri perempuan pertama dalam sejarah Jepang — berjanji untuk membangun “era keemasan baru” dalam aliansi Jepang-AS bersama Trump. Takaichi juga menyatakan bahwa hubungan kedua negara kini telah menjadi “aliansi terbesar di dunia.”

Takaichi juga memuji peran Trump dalam mendorong perdamaian di Timur Tengah serta menyelesaikan konflik antara Thailand dan Kamboja. Ia menyebutnya sebagai pencapaian bersejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sumber pemerintah Jepang menyebut Takaichi berencana mengusulkan Trump sebagai penerima Hadiah Nobel Perdamaian.

Sementara itu, Trump menegaskan bahwa ia dan Takaichi akan memiliki hubungan yang luar biasa.

“Saya selalu memiliki cinta dan rasa hormat yang besar terhadap Jepang, dan saya akan mengatakan bahwa hubungan ini akan menjadi lebih kuat dari sebelumnya,” ucapnya.

“Saya hanya ingin memberi tahu, kapan pun Anda memiliki pertanyaan, keraguan, keinginan, atau permintaan bantuan apa pun, jika ada sesuatu yang bisa saya lakukan untuk membantu Jepang, kami akan selalu ada,” tambah Trump.

Dengan Trump yang menuntut agar sekutu-sekutu AS menambah belanja pertahanan, Takaichi diperkirakan menegaskan kembali rencananya untuk menaikkan anggaran pertahanan Jepang menjadi 2 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada Maret, dua tahun lebih cepat dari target yang ditetapkan sebelumnya, yakni tahun fiskal 2027.

Jepang telah secara signifikan meningkatkan anggaran pertahanannya sejak target fiskal 2027 ditetapkan, ketika pemerintah pada akhir 2022 merevisi Strategi Keamanan Nasional jangka panjangnya — yang berjanji akan diperbarui oleh Takaichi tahun depan.

Takaichi, seorang konservatif garis keras dan tokoh garis keras dalam isu keamanan, dikenal luas sebagai penerus politik mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe, yang dibunuh pada 2022.

Takaichi pun berupaya membangun hubungan dekat dengan Trump yang selama ini memiliki kedekatan personal Shinzo Abe.

  • jepang
  • korut
  • donald trump
  • tokyo
  • kunjungan trump
  • korea utara

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.