Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disbudpar Pastikan Tak Ada Penggusuran Cagar Budaya Makam Daeng Celak

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 18:48 WIB | Oleh:
Disbudpar Pastikan Tak Ada Penggusuran Cagar Budaya Makam Daeng Celak Doc: ANTARA/Ogen
Ket. Situs cagar budaya kompleks Makam Daeng Celak di Kota Tanjungpinang, Kepri.

TANJUNGPINANG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, Kepri, memastikan tak ada penggusuran kompleks Makam Daeng Celak usai beredar kabar di media sosial soal dugaan penggusuran situs cagar budaya itu oleh pihak swasta.

Kepala Disbudpar Tanjungpinang M. Nazri menyampaikan hasil pengecekan lapangan bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri menunjukkan bahwa kegiatan di sekitar lokasi makam itu hanya berupa pembersihan dan pemerataan lahan, tanpa menyentuh kawasan makam.

“Kami telah meninjau langsung lokasi bersama dinas terkait. Makam Daeng Celak tetap aman dan terpelihara, karena tidak masuk dalam area pekerjaan,” kata Nazri di Tanjungpinang, Kamis (17/7).

Nazri menyebut Disbudpar Tanjungpinang juga telah bertemu langsung dengan pemilik lahan Djodi Wirahadikusuma guna mengklarifikasi kegiatan pembersihan dan pemerataan tersebut.

Dalam pertemuan yang turut melibatkan BPK Wilayah IV Kepri, Dinas Kebudayaan Provinsi, dan Kelurahan Kampung Bugis itu diketahui bahwa sebagian lahan yang telah diratakan justru akan dihibahkan kepada Pemkot Tanjungpinang.

“Lahan itu nantinya akan dimanfaatkan untuk fasilitas umum penunjang wisata sejarah. Desainnya disiapkan oleh Dinas PUPR Tanjungpinang,” jelas Nazri.

Sementara, pemilik lahan Djodi menyampaikan hibah lahan ini merupakan bentuk kontribusinya terhadap pelestarian sejarah Melayu dan pengembangan sektor wisata religi dan budaya di ibukota Provinsi Kepri tersebut.

“Saya harap makam Daeng Celak bisa lebih nyaman dikunjungi peziarah, dan turut mendorong ekonomi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Kompleks Makam Daeng Celak yang terletak di Jalan Daeng Celak, Kelurahan Kampung Bugis, merupakan salah satu situs ziarah sejarah penting di wilayah Kepri.

Selain ramai dikunjungi peziarah lokal dan nasional, situs ini juga menarik minat wisatawan dari negara tetangga serumpun, seperti Malaysia dan Singapura.

Bersama Makam Daeng Marewah, situs ini menjadi bagian dari jejak sejarah Kesultanan Melayu yang pernah mencakup Riau, Lingga, Johor, dan Pahang. 

Nilai historis dan spiritualnya menjadikan situs ini sebagai potensi wisata budaya yang strategis, khususnya di Tanjungpinang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.