Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Zulhas: Kopdes Merah Putih Bisa Jadi Pemasok Utama Warung Kecil

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Zulhas: Kopdes Merah Putih Bisa Jadi Pemasok Utama Warung Kecil Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kedua kanan) memberikan keterangan pers setelah melakukan rapat koordinasi persiapan peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Selasa (15/7).

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas)  mengatakan Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya akan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat desa secara langsung, tetapi juga akan berfungsi sebagai pemasok utama bagi warung-warung kecil.

Pernyataan itu disampaikan Zulhas merespons kekhawatiran bahwa keberadaan Kopdes akan mematikan bisnis atau warung kecil yang sudah ada di desa.

“Enggak, malah mendukung. Bahkan, nanti koperasi ini bisa juga mensuplai warung-warung di kampung,” katanya setelah rapat koordinasi persiapan peluncuran Kopdes Merah Putih di Jakarta, Selasa (15/7).

Lebih lanjut, Zulhas menjelaskan, keputusan Kopdes Merah Putih untuk fokus pada usaha di sektor kebutuhan dasar seperti sembako, LPG 3 kg, dan pupuk adalah strategi untuk memastikan keberlanjutan koperasi.

Model ini disebut berbeda dari koperasi sebelumnya yang kerap tidak berjalan setelah menerima suntikan dana APBN tanpa fokus usaha yang jelas.

Ia menuturkan fokus utama Kopdes adalah memangkas rantai distribusi yang panjang. Menurut Zulhas, produk sembako di desa-desa paling ujung bisa melewati hingga delapan lapisan distribusi dari pabrik hingga sampai ke tangan konsumen.

Dengan adanya Kopdes, proses panjang itu akan dipersingkat dan memungkinkan harga yang lebih kompetitif dan margin keuntungan yang lebih baik, baik bagi koperasi itu sendiri maupun warung-warung kecil yang mereka suplai.

Selain sembako, bisnis pupuk dan gas LPG juga menjadi prioritas karena merupakan kebutuhan esensial masyarakat. Kehadiran Kopdes sebagai agen pupuk diharapkan dapat melawan praktik rentenir dan tengkulak yang selama ini merugikan para petani.

"Koperasi pupuk ini akan diusahakan, kenapa harus pupuk, untuk memotong... rentenir-rentenir, tengkulak-tengkulak, selama ini," tambah Zulhas.

Hingga saat ini, sekitar 81 ribu koperasi desa telah terbentuk, dengan 78 ribu unit di antaranya telah mendapatkan badan hukum koperasi.

Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih akan dilaksanakan pada 21 Juli 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Klaten, Jawa Tengah.

Saat ini sudah ada 103 koperasi percontohan yang diharapkan bisa menjadi model dan inspirasi bagi desa lain.

Pemerintah menyatakan bahwa mulai 22 Juli 2025—sehari setelah peluncuran—103 koperasi percontohan itu dapat mengakses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank-bank Himbara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Usaha Kecil Ambil Bagian da...

Sepanjang Jalan Sabang Bakal Hijau Berseri

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Sepanjang Jalan Sabang Baka...

BPS: Surplus Perdagangan RI Berlanjut 72 Bulan

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BPS: Surplus Perdagangan RI...
Megapolitan
Mulai 8 Juni PT KAI akan Uj...
Nasional
Mensesneg: Istana Pastikan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.