Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peluncuran Aplikasi Sionkon untuk Mendeteksi Potensi Konflik

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Peluncuran Aplikasi Sionkon untuk Mendeteksi Potensi Konflik Doc: Antara
Ket. Pemkab Bangka Tengah meluncurkan aplikasi Sionkon untuk mendeteksi dini potensi konflik, Selasa (15/07/2025).

Koba, Babel - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meluncurkan aplikasi Sistem Otomasi Ngelapor Konflik (Sionkon) yang dirancang sebagai platform digital untuk mendukung pelaporan dan penanganan dini potensi konflik di daerah setempat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah Ahmad Syarifullah Nizam di Koba, Selasa, mengatakan kehadiran aplikasi ini menjadi bentuk adaptasi pemerintah daerah terhadap perkembangan teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan.

Peluncuran aplikasi Sionkon juga disertai dengan kegiatan bimbingan teknis bagi anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang berlangsung di kabupaten itu.

"Aplikasi Sionkon bukan sekadar sistem digital, melainkan wujud komitmen kami dalam membangun pemerintahan yang transparan, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Aplikasi ini kata dia, akan menjadi wadah utama bagi FKDM tingkat kabupaten hingga kelurahan/desa dalam menyampaikan informasi terkait ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) di tengah masyarakat.

"Melalui aplikasi ini, potensi konflik di Bangka Tengah dapat terdeteksi lebih awal. Kami menekankan agar FKDM melaksanakan tugas secara bertanggung jawab dan terus memperkuat koordinasi di lapangan," kata Syarifullah.

Ia mengatakan, peluncuran aplikasi ini bukan merupakan akhir dari proses melainkan awal dari penguatan sistem deteksi dini konflik di daerah.

"Implementasi aplikasi akan terus dipantau dan dievaluasi untuk perbaikan ke depan. Kami berharap Sionkon bisa menjadi langkah nyata menuju kabupaten yang SMART—sinergis, modern, akuntabel, responsif dan Terhubung," ujarnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bangka Tengah Samsul Komar mengatakan, FKDM dibentuk secara resmi pada 2024 sebagai tindak lanjut dari adanya payung hukum nasional dan Bangka Tengah termasuk salah satu daerah dengan inisiatif paling aktif dalam pengembangan forum ini.

"Selama ini laporan FKDM hanya disampaikan melalui WhatsApp. Seiring meningkatnya potensi ATHG, kami berkolaborasi dengan Diskominfosta untuk membangun platform pelaporan yang terintegrasi dan efisien," jelasnya.

Menurut dia, Kabupaten Bangka Tengah relatif minim konflik namun memiliki potensi konflik yang tinggi, mulai dari isu keagamaan, ekonomi, hingga politik.

"Konflik yang kerap terjadi justru konflik internal dalam umat beragama. Namun berkat komunikasi yang baik antara Bakesbangpol, FKUB, dan tokoh masyarakat, situasi bisa dikendalikan," ujarnya.

Aplikasi Sionkon, kata dia, untuk meningkatkan kecepatan respons, menyediakan data akurat secara real-time, dan meningkatkan transparansi dalam penanganan konflik.

"Selain penguatan sistem, kami juga berharap adanya penguatan sumber daya manusia. Jika dimungkinkan, pada 2026 kami akan anggarkan pelatihan dengan menghadirkan narasumber dari BIN, TNI, dan Polri agar kualitas laporan FKDM dapat setara dengan laporan intelijen dari instansi resmi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rona
Reza Rahadian Garap Film Pa...
Olahraga
Daftar 14 Perenang Indonesi...
Luar Negeri
70 Ribu Migran yang Masuk k...

Update Kebakaran Hutan Gunung Bromo: Hampir 8 Hektare Hangus

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Update Kebakaran Hutan Gunu...

Menkeu: Pemerintah Serius Kembangkan Mobil Listrik

Menkeu: Pemerintah Serius Kembangkan Mobil Listrik

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.