Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran Ogah Berunding Lagi Jika AS Bersikeras Hentikan Pengayaan Uraniumnya

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 11:48 WIB | Oleh:
Iran Ogah Berunding Lagi Jika AS Bersikeras Hentikan Pengayaan Uraniumnya Doc: Geo.tv/Reuters
Ket. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengunjungi pameran pencapaian nuklir Iran di Teheran, Iran, 9 April 2025.

TEHERAN - Iran mengatakan tidak akan ada perundingan nuklir baru dengan Amerika Serikat jika perundingan tersebut dikondisikan agar Teheran menghentikan kegiatan pengayaan uraniumnya.

Washington dan Teheran telah terlibat dalam beberapa putaran negosiasi yang berupaya mencapai kesepakatan mengenai program nuklir negara Islam tersebut, tetapi Israel menggagalkan perundingan ketika melancarkan gelombang serangan mendadak terhadap musuh bebuyutannya di kawasan itu, yang memicu perang selama 12 hari.

Sejak berakhirnya permusuhan, baik Iran maupun AS telah mengisyaratkan kesediaan mereka untuk kembali ke meja perundingan, meskipun Teheran mengatakan tidak akan melepaskan haknya untuk menggunakan tenaga nuklir secara damai.

"Jika negosiasi harus dikondisikan pada penghentian pengayaan, negosiasi semacam itu tidak akan terjadi," kata Ali Velayati, penasihat pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, seperti dikutip oleh kantor berita negara IRNA.

Pernyataan itu muncul setelah juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei mengatakan Iran belum menetapkan tanggal untuk pertemuan apa pun dengan AS.

"Untuk saat ini, belum ada tanggal, waktu, atau lokasi spesifik yang ditentukan terkait masalah ini," kata Baqaei tentang rencana pertemuan antara diplomat tinggi Iran Abbas Araghchi dan utusan AS Steve Witkoff .

Araghchi dan Witkoff sebelumnya gagal mencapai kesepakatan setelah lima putaran pembicaraan yang dimulai pada bulan April dan merupakan kontak tingkat tertinggi antara kedua negara sejak Washington meninggalkan perjanjian nuklir penting pada tahun 2018.

Negosiasi yang dimediasi Oman terhenti ketika Israel melancarkan serangan mendadak terhadap fasilitas nuklir dan militer Iran pada tanggal 13 Juni, dan Amerika Serikat kemudian bergabung dengan sekutunya dan melakukan serangan.

"Kami telah serius dalam diplomasi dan proses negosiasi, kami masuk dengan itikad baik, tetapi seperti yang disaksikan semua orang, sebelum putaran keenam, rezim Zionis, berkoordinasi dengan Amerika Serikat, melakukan agresi militer terhadap Iran," kata Baqaei.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa Iran "mendukung diplomasi dan keterlibatan yang konstruktif".

"Kami tetap yakin bahwa peluang diplomasi masih terbuka, dan kami akan serius menempuh jalur damai ini."

Israel dan negara-negara Barat menuduh Iran mengembangkan senjata nuklir, tuduhan yang terus-menerus dibantah Teheran.

Meskipun merupakan satu-satunya kekuatan senjata non-nuklir yang memperkaya uranium hingga kemurnian 60 persen -- mendekati tingkat yang dibutuhkan untuk hulu ledak -- pengawas energi atom PBB mengatakan tidak ada indikasi Iran berupaya menjadikan persediaan senjatanya sebagai senjata.

Sanksi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

31 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Pemerintah Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Kreatif Indonesia

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Rupiah Rentan Melemah, 3 Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...
Daerah
Menhub Tinjau Langsung Evak...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.