Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenekraf Apresiasi Petunjukan Musikal sebagai Harta Karun Indonesia

📅 Senin, 14 Jul 2025, 17:08 WIB | Oleh:
Wamenekraf Apresiasi Petunjukan Musikal sebagai Harta Karun Indonesia Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekraf
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar (tengah) saat menghadiri pembukaan Musikal Petualangan Sherina 2025 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, pada Sabtu (12/7).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengapresiasi pertunjukan musikal sebagai salah satu harta karun intellectual property (IP) atau hak kekayaan intelektual (HAKI) dari Indonesia.

“Bangga sekali karena ini merupakan salah satu IP asal Indonesia yang kita semua tumbuh bersama dengannya. Sebuah IP mampu bertahan dari kita kecil hingga sudah dewasa, terus menghasilkan regenerasinya. Ini merupakan harta karun dari Indonesia bagi saya,” ujar Wamenekraf Irene usai menonton pertunjukan "Musikal Petualangan Sherina", di Jakarta, Senin (14/7).

Wamenekraf Irene menilai pertunjukan seperti ini lahir dari kerja sama lintas sektor yang mencerminkan kolaborasi hexahelix antara pelaku seni, dunia usaha, dan komunitas. Oleh karena itu, Kementerian Ekonomi Kreatif hadir mendukung kolaborasi bersama dengan anak muda dan seluruh pemangku kepentingan.

"Tidak ada yang namanya egois karena kreativitas itu tidak ada batas ya. Tidak ada namanya ego sektoral, tidak ada yang namanya ego pribadi yang ada adalah kolaborasi-kolaborasi,” ujar Irene.

Wamen mengungkapkan pertunjukan, yang merupakan adaptasi panggung dari film legendaris "Petualangan Sherina" karya Mira Lesmana dan Elfa Secioria, telah menjadi bagian penting dalam perjalanan budaya pop Indonesia.

Wamenekraf Irene Umar didampingi Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Dadam Mahdar saat menonton pertunjukan musikal itu. Selain pejabat Kemenekraf, turut hadir juga Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Ahmad Mahendra; Mantan Kepala Otorita IKN Bambang Susantono; serta Mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. 

Kisah ikonik Sherina dan Sadam dihidupkan kembali dalam format teater modern dan imersif, menampilkan tata artistik kontemporer dan aransemen ulang lagu-lagu yang sudah melekat di hati publik. Pertunjukan musikal itu diadakan bertepatan dengan momentum 25 tahun film tersebut.

Pertunjukan itu digelar pada 11–20 Juli 2025 dengan total 15 kali pementasan selama masa liburan sekolah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.