Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mau Sehat Sampai Tua? Jangan Lewatkan Latihan Ini

📅 Senin, 14 Jul 2025, 19:12 WIB | Oleh:

“Saat individu latihan Leg Day, maka disarankan untuk dilakukan selama 45 sampai 90 menit bergantung intensitas yang diperlukan,” kata Coach Bayu.

Melatih otot kaki tidak melulu hanya fokus pada latihan di tubuh bagian bawah saja (lower body) tetapi bisa juga dilakukan melalui sesi Full Body Workout, di mana latihan kaki dikombinasikan dengan latihan tubuh bagian atas.

Namun, sambung coach Bayu, idealnya, melatih otot kaki bisa dilakukan 2 hingga 3 kali dalam seminggu. Baik melalui sesi leg day penuh, maupun porsi yang disisipkan dalam latihan tubuh secara menyeluruh. Menurutnya, konsistensi jauh lebih penting daripada intensitas sesaat.

Hal ini pun diamini oleh Siti Rohani, 45 tahun. Ia mulai rutin berolahraga di pusat kebugaran selama hampir dua tahun.

“Saya biasanya latihan 3 sampai 4 kali seminggu. Kalau leg day bisa sampai dua jam, apalagi kalau digabung senam atau kardio,”ungkap Siti.

Bagi Siti, olahraga bukan hanya rutinitas tetapi bentuk investasi kepada diri sendiri, yang bila dijalani secara konsisten maka hasilnya akan terlihat nyata. Inilah mengapa, Siti sangat menyukai latihan yang menargetkan pada otot bokong.

“Saya suka latihan glutes, karena habis punya 3 anak, bentuknya (bokong) agak turun. Sejak rutin latihan, sekarang udah lebih kencang, bikin percaya diri saat beraktivitas,” ungkap Siti sambil tertawa.

Leg day memang sering dikaitkan dengan estetika membentuk bokong, paha, dan betis. Akan tetapi, di balik itu, latihan ini membawa manfaat jangka panjang yang dampaknya sangat dirasakan oleh Siti.

“Dulu naik tangga aja cepat capek, sekarang lebih kuat. Nafas juga lebih panjang buat berenang. Yang tadinya lemas, sekarang badan terasa lebih ringan dan nggak gampang sakit," tambahnya.

Lain halnya dengan Sandi Lesmana. Pria muda berusia 27 tahun ini sudah lebih dulu memulai aktivitas olahraga di pusat kebugaran. Ia yang mulai gym sejak 2016 itu, termotivasi dari dorongan di lingkungannya yang mengalami kondisi memprihatinkan, lantaran kakinya tidak pernah dilatih. Alhasil, hanya bisa terbaring di tempat tidur karena otot kakinya lemah.

Tak mau mengalami hal serupa, pria kelahiran Jakarta itu membiasakan diri dengan olahraga angkat beban termasuk melatih otot kaki, yang harapannya bisa terhindar dari kondisi tersebut.

“Jadi di sekililing saya usia 40-50 an sudah mengalami pengeroposan tulang atau radang sendi. Otot rangkanya tipis, sementara bobot badan yang ditampung berat, dan individu tersebut tidak pernah olahraga,” ungkap Sandi.

Sandi menjadikan pengalaman tersebut sebagai pengingat bahwa kekuatan kaki adalah fondasi tubuh. Karenanya, ia membiasakan diri dengan latihan seperti back squat, leg curl, hingga sumo squat, dan melakukannya hingga tiga kali seminggu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.