Jangan Angkat! Ini 7 Tanda Telepon Penipu yang Bikin Tabungan Ludes Seketika
📅 Senin, 14 Jul 2025, 09:40 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Freepik
JAKARTA - Penipuan lewat telepon atau phone scam makin canggih dari hari ke hari. Meskipun sudah sering diangkat ke permukaan, nyatanya masih banyak orang yang tertipu, bahkan sampai kehilangan seluruh isi rekening hanya karena satu panggilan.
Agar tidak terjebak, penting bagi kita untuk tahu ciri-ciri khas dari telepon penipu dan cara paling efektif untuk menghindarinya.
Berikut tujuh tanda umum yang harus kamu curigai saat menerima panggilan mencurigakan!
1. Suara Aneh, Tidak Seperti Manusia Asli
Scammer kini pintar. Mereka menggunakan suara robotik dari AI yang menyerupai manusia. Kadang terdengar seperti rekaman otomatis yang merespons dengan skrip.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Mengaku dari Instansi Resmi Tapi Gunakan Nomor Pribadi
Modus lama tapi masih ampuh. Mereka sering mengaku dari bank, kantor pajak, bahkan kepolisian, namun anehnya, memakai nomor pribadi yang tidak resmi.
3. Tiba-tiba Menang Hadiah Besar
Sebaiknya Anda baca juga:
Kamu katanya menang undian? Tapi tak pernah ikut? Itu jebakan! Jika tawarannya terlalu indah untuk jadi kenyataan, dipastikan itu tipuan.
4. Meminta Data Pribadi Rahasia
Kalau si penelpon mulai bertanya soal PIN, password, nomor KTP, atau nama ibu kandung, langsung tutup telepon. Ingat, lembaga resmi tak akan pernah minta data sensitif lewat panggilan.
5. Mengintimidasi dengan Ancaman Hukum
Modus tekanan psikologis. Mereka bilang kamu akan didenda, ditangkap, atau dituntut. Tujuannya cuma satu: membuatmu panik dan langsung transfer uang.
6. Mengklaim HP Kamu Kena Virus
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!