Menjelajahi Kuil Surga Beijing, Simbol Kosmos Kekaisaran
📅 Minggu, 13 Jul 2025, 18:46 WIB | Oleh: Opik
Seven stars stone yang ada kompleks Kuil Surg, foto diambil pada Rabu (9/7) di Beijing, Tiongkok. Batu ini diletakkan pada masa pemerintahan Kaisar Jiajing dan diduga merupakan pecahan batu meteor. Batu ini menjadi simbol tujuh puncak Gunung Taishan. (ANTARA/Maria Rosari)
Putra Langit
Pada masa itu, kaisar dianggap sebagai "Putra Langit" (Tianzi) sehingga memegang peran vital sebagai perantara antara manusia dan langit. Ritual tahunan di Kuil Surga, terutama saat titik balik matahari di musim dingin (Dongzhi), adalah acara negara terpenting yang harus dilakukan oleh kaisar sebagai putra langit.
Sebelum menjalani ritual, kaisar harus berpuasa selama tiga hari di Istana Berpuasa (Zhaigong). Pada hari ketika saat matahari mulai terbit, kaisar mulai mengenakan jubah upacara, memimpin prosesi, dan mempersembahkan doa serta kurban di atas Huanqiutan.
Kaisar harus memohon berkah langit untuk tahun mendatang dan tidak boleh ada kekeliruan dalam melakukan prosesi. Satu kesalahan kecil bisa dianggap sebagai pertanda buruk bagi bangsa Tiongkok.

Huangqiongyu adalah bangunan penting lain yang ada di kompleks Kuil Surga. Foto diambil di Kuil Surga di Beijing, Tiongkok pada Rabu (9/7). (ANTARA/Maria Rosari)
Taman rakyat
Kompleks kuil saat telah bertransformasi, tidak hanya sekadar menjadi obyek wisata, namun juga menjadi taman budaya bagi warga Beijing. Kuil Surga kerap dijadikan tempat untuk berkumpul warga yang memadati pelataran dan jalur hijau kuil.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di jalur hijau yang rindang, biasanya kaum lansia berlatih senam taichi pada pagi hari. Tidak jarang ada juga kaum muda yang datang untuk berolahraga, berlatih menari, menyanyi paduan suara, serta bermain badminton.

Salah satu gerbang kecil di Kuil Surga di Beijing, Tiongkok. Foto diambil pada Rabu (9/7). Setiap gerbang selalu dilengkapi dengan tiga pintu masuk. Bagian tengah memiliki pintu paling besar karena menandakan jalan masuk Dewa Langit. Sementara pintu sebelah kanan memiliki ukuran paling kecil karena menandakan jalan masuk bagi para menteri. Pintu paling kiri berukuran sedang, menandakan jalan masuk bagi kaisar. (ANTARA/Maria Rosari)
Pada 1998 Kuil Surga masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO, dengan total pengunjung mencapai lebih dari 20 juta orang setiap tahunnya, seperti yang dipaparkan pejabat setempat.
Kuil surga atau Temple of Heaven adalah mahakarya yang mengabadi. Kompleks kuil ini bukan hanya peninggalan batu dan kayu, tapi juga cerminan peradaban Tiongkok, tempat langit, bumi, manusia, dan sejarah bersatu dalam harmoni. Berkunjung ke sini adalah menyelami jiwa filosofis Tiongkok dan menyaksikan warisan budaya yang terus hidup, dari ritual kaisar hingga senyum warga tua yang berolahraga di bawah naungan pohon cemara berusia ratusan tahun. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!