Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi di Sejumlah Daerah

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 19:40 WIB | Oleh:
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi di Sejumlah Daerah Doc: BNPB

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana berdampak signifikan di Indonesia. Bencana itu terjadi dalam kurun waktu satu hari (24 jam), terhitung 12-13 Juli 2025.

"Selama periode tersebut. Tercatat sebanyak enam kejadian bencana baru," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Minggu (13/7).

Laporan kejadian bencana pertama adalah kekeringan yang terjadi di Dusun Sejagir, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Wilayah tersebut kekurangan air bersih akibat musim kemarau.

"Sebanyak 36 KK atau 108 jiwa terdampak. Menyikapi bencana kekeringan, BPBD Kabupaten Purworejo mendistribusikan air sebanyak dua tangki atau sejumlah 10 ribu liter kepada warga di desa tersebut," ujar dia.

Kejadian bencana hidrometeorologi kering juga terjadi di Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara. Lahan seluas kurang lebih 7 hektare terbakar pada Jumat (11/7). Lahan berada di Desa Pagar Batu, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.

BPBD Kabupaten Toba bersama instansi terkait segera menuju ke lokasi dan memadamkan api. Api berhasil dipadamkan pada pukul 22.30 WIB.

Selain kebakaran lahan, di kabupaten lain, tepatnya di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, terjadi hujan disertai angin kencang pada Sabtu (12/7). Angin menyebabkan 46 rumah warga rusak dan 2 orang luka-luka tertimpa material bangunan yang diterjang angin.

BPBD Kabupaten Serdang Bedagai segera meninjau dan melakukan asesmen terhadap rumah yang rusak. Korban luka-luka saat ini dirawat di RSUD Sultan Sulaiman.

"Angin kencang juga terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Angin kencang menyebabkan 73 rumah rusak dengan rincian 19 rumah rusak berat, 24 rumah rusak sedang, 23 unit rumah rusak ringan, dan 7 rumah lainnya masih dalam klasifikasi kerusakan," tutur dia.

Selain rumah, kata Abdul Muhari, angin kencang juga menyebabkan beberapa sekolah, kantor, dan masjid rusak, BPBD setempat segera berkoordinasi untuk melakukan pendataan dan penanganan darurat. Pembersihan material rumah yang rusak serta pemotongan pohon yang tumbang masih dilakukan.

Peristiwa banjir juga masih dilaporkan terjadi pada musim kemarau saat ini. Banjir merendam tiga kecamatan di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kecamatan Palu Barat, Kecamatan Palu Timur, dan Kecamatan Palu Selatan.

"Banjir terjadi pascahujan deras mengguyur wilayah Kota Palu sejak Sabtu (12/7). Sebanyak 111 rumah terendam dengan ketinggian muka air yang bervariasi, saat ini banjir berangsur surut," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.