Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PKP: Percepat Pembangunan, Seluruh Potensi Usaha Desa Harus Terlibat dalam Pengadaan Rumah

📅 Sabtu, 12 Jul 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
PKP: Percepat Pembangunan, Seluruh Potensi Usaha Desa Harus Terlibat dalam Pengadaan Rumah Doc: Antara
Ket. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Imran di Jakarta, Jumat (11/7).

Jakarta - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengungkapkan semua elemen usaha di desa mulai dari Koperasi Desa Merah Putih, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) hingga usaha-usaha lain pada tingkat desa dapat terlibat dalam penyiapan perumahan di desa.

"Terkait dengan masalah pelibatan tentunya dalam penyiapan perumahan pada tingkat desa, seluruh elemen juga pasti kita harapkan terlibat. Jadi apakah itu koperasi, apakah itu BUMDes ataupun usaha lain pada tingkat desa itu kita harapkan bisa terlibat," ujar Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Imran di Jakarta, Jumat (12/7).

Menurut dia, proyek perumahan dapat mendongkrak 185 sektor turunan yang turut serta dalam proyek perumahan.

"Jadi kita harapkan itu semua bisa terlibat apalagi untuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini berlaku untuk seluruh Indonesia. Dan masing-masing desa itu juga punya kemampuan yang berbeda dan sangat memungkinkan usaha-usaha di desa juga mengambil peran untuk itu," katanya.

Sebagai informasi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan dua program unggulan Kementerian PKP pada tahun depan yakni Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Pembangunan Rumah Subsidi untuk menyukseskan Program 3 Juta Rumah.

Kementerian PKP akan mendorong pelaksanaan 2 program unggulan di sektor perumahan pada tahun 2026 mendatang. Kedua program tersebut adalah Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Pembangunan Rumah Subsidi bagi masyarakat Indonesia.

Ia berharap dua program perumahan tersebut bisa terlaksana dengan baik untuk Kesejahteraan masyarakat Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ara menyatakan Program BSPS sangat penting untuk mengentaskan backlog 26 juta rumah tidak layak huni di Indonesia. Selanjutnya ada program rumah subsidi sebanyak 500.000 unit rumah bagi MBR dengan mendorong penyaluran KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Program BSPS merupakan bagian dari wujud nyata negara hadir dalam membantu masyarakat untuk tinggal di rumah layak huni. Program BSPS dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tidak hanya memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman, namun juga mengurangi angka pengangguran dan mempertahankan daya beli masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.