Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Kotim Gencarkan Optimalisasi Jumlah Murid di Sekolah Perintis

📅 Sabtu, 12 Jul 2025, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Kotim Gencarkan Optimalisasi Jumlah Murid di Sekolah Perintis Doc: Antara
Ket. Wakil Bupati Kotim Irawati.

Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah berupaya mengoptimalkan pemenuhan jumlah murid yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Perintis.

“Saat ini kami masih berusaha seoptimal mungkin, kami juga menawarkan kepada masyarakat dan itu kami ambil dari DTSEN dan desil 1 hingga 4, kalau sampai desil 4 tidak ada maka kami naikan lagi karena maksimalnya itu sampai desil 7,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati di Sampit, Jumat, (11/7).

Sekolah Perintis sebagai cikal bakal Sekolah Rakyat di Kotim ditarget mulai beroperasi pada 14 Juli 2025, namun hingga saat ini pemerintah daerah setempat masih terkendala dalam pemenuhan jumlah murid.

“Saat ini yang menjadi kesulitan kami adalah mencari murid untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), karena para murid ini kan harus tinggal di asrama dan kebanyakan orang tua itu tidak tega meninggalkan anaknya untuk tinggal di asrama sekolah,” tutur Irawati.

Dia menjelaskan, sesuai permintaan Kementerian Sosial (Kemensos), Sekolah Perintis di Kotim yang awalnya hanya dimaksudkan untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), kini juga membuka penerimaan murid untuk jenjang SD.

Oleh karena itu, kuota 100 murid Sekolah Perintis pun dibagi menjadi dua rombongan belajar (rombel), yakni 50 untuk rombel SD dan 50 untuk rombel SMA. Begitu juga fasilitas asrama hingga ruang kelas juga dibagi untuk SD dan SMA.

“Sampai saat ini kami baru mendapatkan 10 anak yang siap diasramakan di tingkat SD, kalau untuk tingkat SMA sudah lumayan walaupun belum genap 50 anak,” ujarnya.

Akan tetapi, ia menegaskan tidak sembarang anak bisa diterima, karena setiap murid di Sekolah Perintis harus sesuai DTSEN atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

DTSEN adalah basis data yang digunakan Kemensos untuk mengidentifikasi dan memetakan keluarga miskin dan miskin ekstrem yang menjadi target utama program Sekolah Rakyat.

Irawati menambahkan, apabila sampai batas waktu yang ditentukan kuota murid belum terpenuhi operasional Sekolah Perintis akan tetap berjalan. Informasi sementara kegiatan belajar mengajar paling lambat dimulai pada 17 Juli 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.