Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demak Berharap Pemerintah Pusat Wujudkan Pembangunan Giant Sea Wall

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 13:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demak Berharap Pemerintah Pusat Wujudkan Pembangunan Giant Sea Wall Doc: ANTARA
Ket. Akses jalan di depan pemukiman warga di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, terlihat tergenang banjir rob, meskipun sudah memasuki musim kemarau.

Demak – Bupati Demak, Eisti'anah, tetap berharap pembangunan tanggul raksasa atauGiant Sea Wall yang diusulkan kepada pemerintah pusat bisa direalisasikan untuk mengatasi banjir rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

"Pemkab Demak terus mendorong upaya penanggulangan rob yang selama ini menjadi masalah kronis, khususnya di wilayah Kecamatan Sayung. Selain usulan awal, saat ini memang ada salah satu solusi yang digodok pembangunan tanggul raksasa atau Giant Sea Wall dengan konsep Giant Sea Wall Hybrid," ujarnya di Demak, Jumat (11/7).

Berdasarkan laporan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, kata dia, pemerintah kabupaten bersama Pemprov Jateng dan pemerintah pusat, khususnya Kementerian PUPR, masih intens berkoordinasi dan berkonsultasi dengan akademisi dari Universitas Diponegoro (Undip) untuk mengkaji kembali konsep tanggul laut tersebut.

"Anggaran awal yang kita ajukan ke Bappenas mencapai Rp1,7 triliun. Namun hingga kini belum turun karena masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat, terutama Kementerian Keuangan," ujarnya.

Namun, seiring proses tersebut, muncul opsi alternatif berupa Giant Sea Wall Hybrid yang dinilai lebih efisien dan terjangkau, dengan estimasi anggaran sekitar Rp250 miliar hingga Rp300 miliar. Opsi ini tidak hanya dianggap lebih cepat direalisasikan, tetapi juga mampu mencakup wilayah dari Sayung hingga Kedungsepur.

"Konsep hybrid ini lebih sederhana, lebih murah, tetapi tetap bisa mengatasi rob. Pembangunan tetap mempertimbangkan aspek lingkungan, termasuk penanaman mangrove di beberapa lokasi yang ditentukan bersama Undip dan Pemprov Jateng," ujarnya.

Ia mengungkapkan ketika usulan awal Pemkab Demak direalisasikan, tentunya bisa menghidupkan kembali jalan kabupaten yang saat ini juga terdampak rob.

Adapun usulan anggaran senilai Rp1,7 triliun ke Bappenas, kata dia, bukan hanya mencakup tanggul, tetapi juga mencakup normalisasi saluran air, pembangunan pintu air, hingga infrastruktur pendukung lainnya.

"Pemkab Demak juga menegaskan bahwa meskipun anggaran besar tersebut belum terealisasi, kami tidak pesimis. Koordinasi lintas pemerintah terus dilakukan untuk mencari solusi terbaik, baik melalui jalur pusat maupun provinsi," ujarnya.

Ia mengakui belajar dari kasus di Pekalongan. Jalan-jalan beton yang dibangun malah mengalami penurunan karena pengaruh lingkungan. Maka penting untuk memastikan konsep yang digunakan benar-benar matang dan berkelanjutan.

Di tengah tantangan pembiayaan dan teknis, Pemkab Demak menegaskan komitmennya agar persoalan rob tidak hanya dipindahkan dari satu titik ke titik lain, tetapi benar-benar dikendalikan secara komprehensif dan ramah lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.