Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DKPP Kota Madiun Tingkatkan Konsumsi Ikan di Kalangan Masyarakat

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 00:09 WIB | Oleh:
DKPP Kota Madiun Tingkatkan Konsumsi Ikan di Kalangan Masyarakat Doc: ANTARA/HO-DKPP Kota Madiun
Ket. Kegiatan sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) bertema "Kandungan Gizi Ikan untuk Kesehatan dan Kecerdasan" yang digelar DKPP Kota Madiun, Jatim, Rabu (9/7).

MADIUN - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Jawa Timur berupaya meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat setempat dengan menggelar kegiatan sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) bertema "Kandungan Gizi Ikan untuk Kesehatan dan Kecerdasan".

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Madiun Sumini mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong para ibu agar membiasakan mengolah dan mengonsumsi ikan sebagai lauk utama di rumah, terutama bagi anak-anak usia dini.

"Kegiatan diikuti oleh 75 peserta yang terdiri atas perwakilan ibu dan balita posyandu dari tiga kecamatan di Kota Madiun, masing-masing mengirimkan 25 orang," ujarnya saat kegiatan yang digelar di kantor DKPP Kota Madiun, Rabu.

Menurutnya, angka konsumsi ikan masyarakat Kota Madiun saat ini mencapai sekitar 46,45 kilogram/kapita/tahun. Meski tercatat naik dari beberapa tahun sebelumnya, namun pihaknya menilai angka tersebut masih tergolong rendah.

Sesuai data, tingkat konsumsi ikan di wilayah Kota Madiun pada awal tahun 2025 mencapai 42,58 kilogram/kapita/tahun. Tingkat itu mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode beberapa tahun sebelumnya yang tercatat hanya 31,47 kilogram/kapita/tahun.

Masih rendahnya konsumsi ikan itu diduga karena Kota Madiun tidak berada di wilayah pesisir dan hanya mengandalkan hasil perikanan darat.

"Perikanan darat kita baru mampu memenuhi sekitar seperempat dari kebutuhan konsumsi ikan masyarakat. Namun demikian, masyarakat masih bisa memanfaatkan keberadaan pasar-pasar besar yang menyediakan ikan laut segar," katanya.

Sumini berharap melalui kegiatan sosialisasi seperti saat ini, para ibu lebih terdorong untuk menjadikan ikan sebagai lauk sehari-hari bagi anak-anak mereka, mengingat kandungan protein dalam ikan lebih tinggi dan mudah diserap tubuh dibandingkan dengan sumber protein lainnya.

"Ikan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak kita. Jadi kami sangat menyarankan penyediaan bahan pangan ikan sehari-hari di rumah," kata dia.

Untuk itu, pihaknya intensif terus berupaya untuk meningkatkan konsumsi ikan dengan rutin menggelar sosialisasi gemarikan di berbagai segmen masyarakat.

Sementara, sosialisasi gemarikan dalam kesempatan tersebut menghadirkan narasumber dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Kota Madiun. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai manfaat gizi dari ikan serta pentingnya konsumsi ikan secara rutin untuk menunjang tumbuh kembang dan kecerdasan anak.

Sumini berharap dengan pendekatan edukatif tersebut, para ibu tidak hanya memahami manfaat makan ikan, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari demi generasi yang lebih sehat dan cerdas di Kota Madiun. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Peru Gelar Pemilihan Presiden
Luar Negeri
Presiden Korsel Nominasikan...
Luar Negeri
Korut Pantang Mundur dari P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.