Tikus dari Dua Ayah Bisa Bertahan Hidup Hingga Dewasa
📅 Selasa, 08 Jul 2025, 07:20 WIB | Oleh: Haryo BronoSel ini (sekarang dengan karakteristik genetik sel telur) dapat digabungkan dengan spermatozoa lain untuk menciptakan embrio tikus yang layak. Embrio tersebut dibuahi oleh tikus, dan tikus yang lahir berasal dari dua sperma, dari dua ayah, tanpa keterlibatan genetik sel telur, atau ibu.
Masih Terdapat Masalah
Proses ini masih belum tanpa masalah. Seperti yang diakui oleh penulis penelitian, tikus yang diciptakan oleh proses ini tidak subur, dan hanya dapat direproduksi melalui kloning. Selain itu, lebih dari separuh tikus yang lahir dari dua ayah tidak bertahan hidup, mati muda, gagal tumbuh dengan baik, atau gagal mencapai usia dewasa.
Dalam penelitian sebelumnya dari tahun 2018, tim peneliti yang sama telah menunjukkan bahwa tikus yang lahir dari dua ibu subur dan bertahan hidup lebih lama daripada yang lahir dari dua ayah, yang semuanya mati tak lama setelah lahir. Dalam penelitian baru mereka, yang diterbitkan bulan lalu, hasilnya telah membaik, meskipun hanya sebagian. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!