Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kendaraan Besar Dilarang Lintasi Jalan Liwa-Krui, Lampung Barat akibat Longsor

📅 Senin, 07 Jul 2025, 13:08 WIB | Oleh:
Kendaraan Besar Dilarang Lintasi Jalan Liwa-Krui, Lampung Barat akibat Longsor Doc: antara foto
Ket. Lalu lintas terganggu akibat jalan longsor di Lampung Barat.

LAMPUNG BARAT - Jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lampung Barat melarang kendaraan besar melintas di jalur penghubung Liwa dan Krui Pesisir Barat, tepatnya di Pekon (Desa) Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, yang nyaris putus akibat longsor.

Kasat Lantas Polres Lampung Barat Iptu Deni Saputra mengatakan pihaknya sudah memberlakukan pembatasan sementara terhadap kendaraan besar, karena lokasi tersebut terjadi tanah longsor yang membuat sebagian jalan ambles sehingga hanya bisa dilalui oleh kendaraan kecil dan sepeda motor.

“Kondisi tanah di titik amblas tersebut sudah tidak stabil dan sangat berisiko bila dilalui kendaraan bertonase besar. Kami sudah memasang spanduk larangan dan rambu peringatan, khususnya untuk kendaraan roda enam yang dilarang melintas. Kami mengimbau pengguna jalan mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” kata dia saat dihubungi, Senin (7/7).

Ia menjelaskan pemasangan sepanduk tersebut bertujuan agar kendaraan besar yang dari arah Lampung Barat menuju Kabupaten Pesisir Barat atau ke Provinsi Bengkulu tidak menggunakan jalur tersebut, karena akses jalan itu sudah tidak bisa dilalui.

Menurutnya, meski pemasangan rambu pengalihan arus dan spanduk larangan telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu oleh jajaran Satlantas, namun masih ditemukan kendaraan berat yang nekat melintas, terutama malam hingga dini hari.

“Kami ingatkan kembali bahwa keselamatan adalah prioritas. Jika kendaraan berat terus dipaksakan melewati jalur yang amblas, risikonya sangat fatal,” ujar Iptu Deni Saputra.

Atas kejadian itu pihak kepolisian terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lokasi serta mengajak seluruh pengendara untuk bersama-sama menjaga keselamatan di jalan raya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.