Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dewa United Manfaatkan Piala Presiden untuk Persiapan Jelang Liga 1

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 18:52 WIB | Oleh:
Dewa United Manfaatkan Piala Presiden untuk Persiapan Jelang Liga 1 Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Asisten Pelatih Dewa United Firman Utina (tengah) saat berbicara pada sesi konferensi pers jelang Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (5/7).

BANDUNG - Dewa United memanfaatkan turnamen Piala Presiden sebagai ajang persiapan tim menuju kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/2026.

Asisten Pelatih Dewa United Firman Utina mengatakan bahwa partisipasi timnya dalam turnamen pramusim ini sangat berarti, terutama dalam upaya memperkenalkan strategi yang diusung pelatih kepala Jan Olde Riekerink.

“Kami sangat senang bisa diundang di Piala Presiden ini. Kami adalah tim baru, tiga tahun berjalan dan sekarang masuk tahun keempat. Kami sedang membangun identitas tim itu sendiri,” kata Firman di Bandung, Sabtu (5/7).

Menurut dia, banyaknya pemain baru membuat proses adaptasi menjadi krusial. Oleh karena itu, setiap laga akan dimanfaatkan untuk memperkuat pemahaman pemain terhadap sistem permainan yang diinginkan pelatih.

“Pemain-pemain baru kami harus mengetahui identitas Dewa United, serta bagaimana cara game plan yang dibangun pelatih. Turnamen ini kami jadikan fase pre-season untuk persiapan tim,” ujar dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa timnya akan menargetkan kemenangan di setiap pertandingan untuk memaksimalkan turnamen tersebut.

“Target kami adalah selalu ingin menang di setiap pertandingan. Setelah itu baru kita bicara soal fase berikutnya,” katanya.

Selain itu, Firman Utina juga menanggapi keberadaan dua mantan pemain yang membawa Persib juara di skuad Dewa United yakni Edo Febriansyah dan Nick Kuipers.

Ia menilai bahwa Bobotoh kini sudah semakin bijak dan memahami dinamika dunia sepak bola bahwa perpindahan satu pemain ke tim lain adalah hal yang biasa.

“Saya tahu persis kecintaan masyarakat Jawa Barat terhadap timnya, tapi saya juga tahu mereka sangat luar biasa dan sudah pintar. Sepak bola itu soal profesionalisme. Pemain bisa bermain di mana pun, itu hak mereka,” kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
BPH Migas Apresiasi Kesadar...

Kawasan Unggulan Harus Terus Ditata secara Integral

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kawasan Unggulan Harus Teru...

Akhirnya LRT Velodrome-Manggarai Benar-benar Tersambung Total

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Akhirnya LRT Velodrome-Mang...

Pramono Minta Iwapi Perkuat Pembangunan Ekonomi Ibu Kota

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pramono Minta Iwapi Perkuat...
Daerah
BMKG: Polewali Mandar Digun...
Polri Geledah 12 Lokasi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

Polri Geledah 12 Lokasi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

09 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.